AHY Resmikan Kawasan Permukiman DAK Tematik di Campurejo Gresik, 166 Rumah Dibangun

  • Whatsapp

Foto: Menko, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) didampingi Kades Campurejo, Amudi (Berpeci hitam) dikerubuti ibu-ibu minta foto saat peninjauan ke rumah layak huni, Sabtu (01/08/2026).

GRESIK, beritalima.com– Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meresmikan kawasan permukiman melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tematik Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu (TPPKT) Tahun 2025 di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Sabtu (1/8/2026).

AHY didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, serta Anggota DPRD Jawa Timur Samwil dalam peresmian kawasan permukiman pesisir tersebut.

Program penataan ini mencakup kawasan pesisir seluas 7,11 hektare yang dihuni sekitar 1.152 jiwa atau 288 kepala keluarga. Penataan tidak hanya menyasar hunian, tetapi juga infrastruktur dasar untuk meningkatkan kualitas lingkungan permukiman warga.

Sebanyak 166 unit rumah dibangun melalui skema pembiayaan kolaboratif atau hybrid yang memadukan anggaran pemerintah dan dukungan dunia usaha.

Dari jumlah tersebut, 145 unit dibiayai melalui DAK Tematik Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu, sedangkan 21 unit lainnya dibangun melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), termasuk dukungan Habitat for Humanity.

Penataan kawasan juga dilengkapi infrastruktur dasar berupa jalan lingkungan, drainase, jaringan air bersih, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) domestik, serta Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R).

AHY mengaku terharu melihat kebahagiaan warga yang kini menempati rumah baru.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya menghadirkan hunian layak, tetapi juga lingkungan permukiman yang lebih sehat dan tertata.

“Saya sungguh terharu melihat wajah yang penuh bahagia, terutama ibu-ibu yang kini menempati rumah baru,” ujar AHY.

Ia menjelaskan, pembangunan melalui DAK Tematik tidak berhenti pada pembangunan rumah. Kawasan juga dilengkapi berbagai infrastruktur dasar yang mendukung kehidupan masyarakat.

“Ini adalah program DAK. Jadi, tidak hanya rumahnya, tetapi juga jalan, instalasi rumah, dan berbagai fasilitas pendukung lainnya,” katanya.

AHY juga mengapresiasi adanya sentuhan desain pada masing-masing rumah yang disesuaikan dengan keinginan penghuni.

Menurutnya, penyediaan hunian yang layak dan terjangkau menjadi salah satu program penting pemerintah. Hunian yang sehat dinilai menjadi fondasi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Salah satu program yang terpenting dari pemerintah adalah menghadirkan rumah yang terjangkau,” tuturnya.

AHY menegaskan, penataan kawasan permukiman di Campurejo merupakan bagian dari Program DAK Tematik Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu yang dipadukan dengan kontribusi dunia usaha melalui program CSR.

“Ini bagian dari program DAK Tematik Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu dan ada kontribusi CSR. Ini bentuk kolaborasi antarkementerian, pemerintah daerah, dan dunia usaha,” kata AHY.

Usai peresmian, AHY meninjau langsung hasil penataan kawasan. Ia juga memastikan pasokan air bersih di salah satu rumah warga penerima manfaat.

Kepada masyarakat penerima manfaat, AHY berpesan agar rumah dan lingkungan yang telah dibangun dirawat dengan baik.

“Mohon dijaga dengan baik keindahan dan kebersihannya,” harapnya.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, penataan kawasan Campurejo menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan hunian yang lebih layak bagi masyarakat.

Gus Yani menjelaskan, pembangunan rumah di kawasan tersebut didukung melalui kombinasi sumber pembiayaan, yakni DAK, CSR, dan APBD melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

“Totalnya 166 rumah, baik itu anggaran dari sebagian DAK, kemudian CSR, kemudian APBD. Jadi, tiga sumber anggaran,” ujarnya.

Menurut Gus Yani, warga juga mendapatkan kemudahan dalam kepemilikan tanah. Tanah tersebut dibeli masyarakat dengan nilai sekitar Rp60 juta dan dapat dicicil selama delapan tahun.

“Kita syukuri mereka sudah tinggal di rumah yang sehat dan bersih. Ada tandonnya, insyaallah semua berkah,” katanya.

Kepala Desa Campurejo, Amudi, menyambut baik peresmian kawasan permukiman tersebut. Ia menyebut program itu telah merealisasikan harapan warga yang selama ini membutuhkan hunian lebih layak.

“Alhamdulillah, telah diresmikannya perumahan DAK Tematik Tahun 2025 oleh Menko di Desa Campurejo. Saya merasa lega dan mengucapkan terima kasih karena yang menjadi harapan warga terealisasi,” ucapnya seusai acara.

Amudi berharap program penataan permukiman tersebut tidak berhenti pada satu tahap, tetapi terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh hunian layak.

“Kedepannya, program ini tidak putus, tetapi terus berlanjut,” harapnya.

Ia menambahkan, program tersebut diperuntukkan bagi warga Desa Campurejo, khususnya masyarakat yang bekerja sebagai nelayan dan benar-benar membutuhkan hunian layak.

Penataan kawasan pesisir Campurejo diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi rumah warga, tetapi juga menciptakan lingkungan permukiman yang lebih sehat, bersih, dan nyaman dengan dukungan infrastruktur dasar yang terintegrasi.(Ron)

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait