KEPULAUAN SULA, beritaLima.com — Kapolres Kepulauan Sula, AKBP Handres, S.H., S.I.K., menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menciptakan ruang digital yang sehat dan aman. Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber dalam kegiatan edukasi bertema “Bahaya Internet di Era Tanpa Batas: Menavigasi Ruang Digital, Menghadapi Ancaman Cyber dan Menjaga Generasi dari Jebakan Dunia Maya” di Kampus STAI Babussalam Kabupaten Kepulauan Sula, Selasa (1/9/2026).
Kegiatan berlangsung pukul 10.10 WIT, dihadiri Ketua STAI Kepulauan Sula Dr. Sahrul Takim, S.Pd.I., M.Pd.I., Ketua LPM STAI Sahbudin Lumbessy, S.Pd.I., M.Pd.I., KBO Sat Intelkam Polres Kepulauan Sula IPDA Arif Supriyanto, serta para mahasiswa dan mahasiswi STAI Babussalam.
Dalam pemaparannya, Kapolres mengakui kemajuan teknologi dan internet sangat membantu komunikasi, informasi, dan pembelajaran. Namun, penggunaan yang tidak terkontrol membawa dampak negatif, mulai dari kecanduan gawai hingga nomophobia.
“Gadget adalah sarana yang sangat membantu kehidupan sehari-hari, tetapi harus digunakan secara bijak dan terkontrol. Jangan sampai teknologi yang seharusnya mempermudah justru membuat kita kehilangan kendali atas diri sendiri,” ujar AKBP Handres.
Ia mengajak mahasiswa mengenali tanda penggunaan gadget yang tidak sehat: sering mengecek ponsel tanpa alasan, cemas saat baterai hampir habis, sulit tidur karena terus scrolling, dan lebih memilih layar daripada interaksi langsung. Untuk kesehatan mata, ia memperkenalkan aturan 20-20-20: setiap 20 menit menatap layar, alihkan pandangan 20 detik ke jarak 6 meter.
Kapolres juga mengingatkan ancaman di balik kemudahan internet: penipuan daring, hoaks, ujaran kebencian, dan cyberbullying.
“Karena itu, mahasiswa harus menjadi pengguna internet yang cerdas, kritis dan bertanggung jawab. Setiap informasi yang diterima hendaknya diperiksa terlebih dahulu kebenarannya sebelum dibagikan, serta menghindari konten yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua STAI Kepulauan Sula Dr. Sahrul Takim menyampaikan apresiasi kepada Kapolres. Menurutnya, literasi digital sangat penting agar generasi muda mampu menghadapi perkembangan teknologi sekaligus menepis hoaks dan ujaran kebencian di ruang digital.
Kegiatan ditutup pukul 11.10 WIT dalam keadaan aman dan tertib. Polres Kepulauan Sula berharap mahasiswa menjadi generasi yang cerdas, bijak, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi. (DN)








