Aksi Ibu-Ibu Semangat Menari Sa Jojo, Pawai Budaya Sound Horeg Wringinagung Makin Meriah

  • Whatsapp
Foto: Aksi sejumlah ibu-ibu yang tampil penuh semangat membawakan tarian Sa Jojo sukses mencuri perhatian warga. (Doc, Rony Subhan)

BANYUWANGI,Beritalima.com – Ada pemandangan menarik dalam gelaran pawai budaya HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Wringinagung, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi. Di tengah kemeriahan iringan sound horeg, aksi sejumlah ibu-ibu yang tampil penuh semangat membawakan tarian Sa Jojo sukses mencuri perhatian warga.

Dengan wajah ceria dan gerakan yang kompak, para ibu tersebut seolah tak mengenal lelah. Mereka larut dalam irama musik dan menampilkan gerakan tarian dengan penuh percaya diri. Penampilan itu pun menjadi salah satu hiburan yang membuat suasana pawai semakin hidup.

Bacaan Lainnya

Tak hanya sekadar berjalan mengikuti rute, peserta pawai memang diberi kesempatan untuk menunjukkan kreativitasnya. Di tengah jalur pawai disiapkan sebuah titik khusus sebagai tempat perform. Peserta bebas menampilkan berbagai atraksi, mulai dari tari tradisional, tarian kreasi hingga drama kolosal pendek.

Kesempatan tersebut dimanfaatkan peserta untuk memberikan penampilan terbaik sekaligus menyampaikan pesan tentang perjuangan, kebudayaan dan semangat kemerdekaan.

Foto: Ibu-ibu semangat menari sa jojo di pawai budaya sound horeg desa Wringinagung kecamatan Gambiran, Banyuwangi. (Doc, Rony Subhan)

Ketua panitia, Juhariah, mengatakan konsep tersebut sengaja dibuat agar pawai budaya tidak hanya menjadi kegiatan berjalan beriringan, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menampilkan kreativitas.

“Kita memberikan kesempatan kepada peserta untuk tampil di tengah jalur. Mereka bebas mau menampilkan tari, drama kolosal pendek atau kreasi lainnya. Yang penting semuanya dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Juhariah.

Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib. Panitia bersama petugas keamanan juga berupaya memastikan setiap peserta dapat tampil dengan nyaman tanpa mengganggu jalannya pawai.

“Alhamdulillah semuanya berjalan sangat tertib. Peserta juga mengikuti aturan yang sudah disepakati. Kami ingin masyarakat bisa menikmati hiburan, peserta bisa menunjukkan kreativitasnya, dan kegiatan tetap aman serta nyaman,” jelasnya.

Juhariah menambahkan, antusiasme peserta menjadi salah satu kunci meriahnya pawai budaya tersebut. Kekompakan warga menunjukkan bahwa peringatan kemerdekaan masih menjadi momentum yang mampu menyatukan masyarakat.

Foto: Pawai budaya di iringi sound sistem berkekuatan tinggi (sound horeg) warga lebih tertarik. (Doc, Rony Subhan)

Sementara itu, Dafit, seorang pengunjung yang menyaksikan langsung penampilan peserta mengaku terhibur. Ia menilai semangat dan kekompakan para peserta menjadi daya tarik tersendiri.

“Ini bagus, Mas. Pesertanya semangat dan kompak menarinya. Kelihatan mereka benar-benar menikmati acaranya. Apalagi ibu-ibunya tadi semangat sekali menari Sa Jojo, jadi ikut membuat penonton senang,” tuturnya.

Menurutnya, pawai budaya seperti ini tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk berkumpul dan menikmati hiburan bersama.

Semangat ibu-ibu menampilkan tarian Sa Jojo pun menjadi salah satu warna tersendiri dalam pawai budaya Wringinagung. Di tengah dentuman sound horeg, kreativitas warga justru menjadi pesan utama: kemerdekaan dirayakan dengan kegembiraan, kebersamaan dan tetap menjaga ketertiban. (Rony//B5)

beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait