Ancak Agung Kironggo Kembali Mengguncang Sekarputih, Tradisi Leluhur Dipadukan dengan 3 Momentum Besar

  • Whatsapp

BONDOWOSO, beritalima.com – Ribuan warga memadati ruas jalan Kelurahan Sekarputih, Kecamatan Tegalampel, Bondowoso, saat tradisi Ancak Agung Kironggo kembali digelar. Puluhan kelompok masyarakat tampil membawa beragam kreasi, hasil bumi, hingga ornamen bernuansa religi dan budaya dalam pawai menuju Makam Kironggo.

Sedikitnya 42 kelompok ambil bagian dalam tradisi yang menjadi salah satu ruang berkumpulnya masyarakat tersebut. Dari anak-anak hingga orang dewasa, mereka larut dalam kemeriahan arak-arakan yang dimulai dari Kantor Kelurahan Sekarputih.

Tahun ini, Ancak Agung Kironggo terasa semakin istimewa karena dirangkai dengan tiga momentum sekaligus, yakni Maulid Nabi Muhammad SAW, HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, serta Hari Jadi Bondowoso (HJB) ke-207.

Perpaduan ketiga momentum itu membuat pawai tidak hanya menjadi pertunjukan budaya, tetapi juga sarana menumbuhkan rasa syukur, kecintaan kepada Rasulullah SAW, semangat nasionalisme, serta kebanggaan terhadap daerah.

Camat Tegalampel Rifky Hariadi mengatakan, Ancak Agung Kironggo memiliki makna penting bagi kehidupan sosial masyarakat. Menurutnya, tradisi tersebut tidak seharusnya hanya dipandang sebagai agenda tahunan, tetapi harus dipahami sebagai warisan nilai yang terus dijaga.

“Ancak Agung memiliki nilai yang sangat penting karena tidak hanya melestarikan tradisi leluhur, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan dan kebersamaan masyarakat,” kata Rifky.

Ia menyebut, pelaksanaan tradisi tersebut juga menjadi bagian dari pendidikan budaya bagi generasi muda. Keterlibatan mereka secara langsung dinilai dapat membantu mengenalkan sejarah, budaya, sekaligus nilai-nilai yang menjadi identitas masyarakat Bondowoso.

Rifky menambahkan, penyatuan tiga momentum dalam satu kegiatan memiliki pesan yang saling berkaitan.

“Semangat yang ingin dibangun adalah rasa syukur kepada Allah SWT, kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta kecintaan terhadap daerah dan bangsa. Nilai-nilai ini perlu terus diwariskan agar tidak tergerus perkembangan zaman,” ujarnya.

Salah satu hal yang mencuri perhatian dalam pawai Ancak Agung adalah hasil bumi yang diarak bersama peserta. Bagi masyarakat, hasil bumi tersebut bukan sekadar pelengkap atau hiasan dalam pawai.

Hasil bumi menjadi simbol rasa syukur atas rezeki dan keberkahan yang diterima masyarakat. Setelah prosesi arak-arakan, hasil bumi tersebut dibagikan kepada warga sebagai bentuk berbagi sekaligus memperkuat solidaritas sosial.

Tradisi ini sekaligus menunjukkan bagaimana budaya lokal dapat menjadi sarana untuk menerjemahkan nilai-nilai keagamaan ke dalam kehidupan sehari-hari.

Rifky berharap kemeriahan Ancak Agung tidak berhenti pada pawai semata. Menurutnya, tradisi tersebut harus terus menjadi ruang untuk memperkuat persatuan, gotong royong, kepedulian sosial, serta pendidikan karakter generasi muda.

“Kami berharap Ancak Agung Kironggo tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi benar-benar menjadi media untuk memperkuat persatuan masyarakat, menjaga tradisi, dan menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada generasi muda,” tuturnya.

Sementara itu, Lurah Sekarputih Rizal Hidayat mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam pelaksanaan Ancak Agung Kironggo. Keterlibatan 42 kelompok dinilai menjadi bukti bahwa tradisi tersebut masih memiliki tempat penting di tengah masyarakat.

“Alhamdulillah, pelaksanaan Ancak Agung tahun ini mendapat antusiasme yang luar biasa dari masyarakat. Ada 42 kelompok yang ikut berpartisipasi dan semuanya membawa kreativitas masing-masing. Ini menunjukkan bahwa masyarakat Sekarputih memiliki semangat kebersamaan yang sangat kuat,” kata Rizal.

Ia menegaskan, Ancak Agung bukan sekadar pawai maupun hiburan rakyat. Di dalam tradisi tersebut terdapat nilai syukur, doa, silaturahmi, gotong royong, hingga kepedulian terhadap sesama.

“Ancak Agung ini bukan sekadar pawai atau tontonan. Di dalamnya ada nilai syukur, doa, silaturahmi, gotong royong, dan berbagi. Nilai-nilai inilah yang harus kita jaga dan diwariskan kepada anak-anak kita,” tegasnya.

Menurut Rizal, perpaduan Maulid Nabi, HUT Kemerdekaan RI, dan Hari Jadi Bondowoso juga membawa pesan kuat bagi masyarakat.

“Maulid mengajarkan kita untuk mencintai Rasulullah SAW, kemerdekaan mengingatkan kita pada perjuangan para pahlawan, sedangkan Hari Jadi Bondowoso mengajak kita mencintai daerah dan menjaga warisan para leluhur. Ketiganya bertemu dalam satu semangat, yaitu kebersamaan,” ungkapnya.

Ia berharap generasi muda tidak hanya hadir sebagai penonton dalam tradisi tersebut. Mereka perlu diberi ruang untuk menjadi bagian dari pelestarian budaya.

“Kami ingin generasi muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi bagian dari pelaku budaya. Kalau anak-anak muda sudah mencintai tradisinya, insyaallah Ancak Agung akan terus hidup dan menjadi identitas masyarakat Sekarputih,” ujarnya.

Rizal juga mengajak seluruh masyarakat menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, keberhasilan Ancak Agung tidak hanya diukur dari kemeriahan pawai, tetapi juga dari kemampuan masyarakat menjaga lingkungan dan kebersamaan.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat, panitia, peserta, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta semua pihak yang telah bergotong royong menyukseskan kegiatan ini. Semoga Ancak Agung Kironggo membawa keberkahan, mempererat persaudaraan, dan menjadi kebanggaan masyarakat Sekarputih,” pungkas Rizal.

Kemeriahan Ancak Agung Kironggo menjadi gambaran bahwa tradisi leluhur masih mampu menjadi perekat masyarakat di tengah perkembangan zaman.

Di Sekarputih, nilai agama, nasionalisme, dan budaya berpadu dalam satu tradisi. Hasil bumi, doa, kreativitas, dan semangat gotong royong diarak bersama menuju Makam Kironggo. (*)

 

Ancak Agung Kironggo pada akhirnya bukan hanya tentang kemeriahan pawai, melainkan tentang bagaimana sebuah tradisi mampu menjaga identitas sekaligus mewariskan semangat kebersamaan kepada generasi berikutnya.

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait