BONDOWOSO, beritalima.com – Kondisi bangunan SDN Banyuwulu 4, Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso, yang mengalami kerusakan parah langsung mendapat perhatian Dinas Pendidikan Bondowoso.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bondowoso Taufan Restuanto dengan didampingi langsung Camat Wringin Misyono turun langsung meninjau kondisi sekolah tersebut, Kamis (24/9/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi bangunan sekaligus melihat secara langsung dampak kerusakan terhadap aktivitas belajar mengajar siswa.
Taufan Restuanto mengatakan, anggaran perbaikan bangunan SDN Banyuwulu 4 telah dialokasikan melalui Perubahan APBD (P-APBD) 2026.
“Dari sisi Dinas Pendidikan, anggaran perbaikan sudah dialokasikan melalui Perubahan APBD 2026. Nilainya sebesar Rp456 juta,” ujar Taufan Restuanto saat ditemui di lokasi, Kamis (24/9/2026).
Terkait ruangan yang mengalami kerusakan berat, Taufan menjelaskan bahwa ruangan tersebut bukan merupakan ruang kelas yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar, melainkan perpustakaan. Dengan demikian, proses pembelajaran siswa tetap dapat berlangsung seperti biasa.
“Ruangan yang mengalami kerusakan merupakan perpustakaan dan memang tidak digunakan sebagai ruang pembelajaran. Karena itu, kegiatan belajar mengajar tetap dapat berlangsung seperti biasa,” jelasnya.
Taufan menambahkan, proses perbaikan akan segera dilakukan setelah penetapan Perubahan APBD 2026 oleh Gubernur Jawa Timur.
“Setelah penetapan APBD oleh Gubernur, kami akan segera menunjuk konsultan perencana. Setelah itu, dilanjutkan dengan penunjukan penyedia. Karena menggunakan mekanisme penunjukan langsung, prosesnya diharapkan dapat berjalan lebih cepat,” pungkasnya.
Kepala SDN Banyuwulu 4, Sucipto, menjelaskan bahwa kerusakan pada salah satu ruangan terjadi setelah bangunan diterjang cuaca ekstrem.
“Kerusakan terjadi setelah cuaca ekstrem. Salah satu ruangan mengalami kerusakan hingga bagian atapnya roboh,” ujar Sucipto. (*)








