DEPOK | beritalima.com – Mantan atlet karate nasional yang pernah mengharumkan nama Indonesia di Kejuaraan Dunia Karate 2000, Tonny Ranti, resmi menyatakan kesiapannya maju dalam bursa pemilihan Ketua DPC Partai Hanura Kota Depok periode 2025–2030.
Dengan memadukan rekam jejak sebagai atlet, pelatih, pengembang properti, hingga pengurus partai, Tonny membawa optimisme baru untuk memperkuat konsolidasi dan basis massa Hanura di Kota Depok.
Dari Gelanggang Olahraga hingga Sektor Properti
Tonny menegaskan bahwa dirinya bukan sosok baru dalam dunia organisasi maupun pengabdian masyarakat di Kota Depok. Kiprahnya diawali dari gelanggang olahraga saat mewakili Indonesia pada Kejuaraan Dunia Karate tahun 2000. Selepas masa baktinya sebagai atlet nasional, ia memilih kembali ke Depok untuk membina atlet-atlet muda.
Sebagai pelatih di Indonesia Karate-Do (INKADO) Kota Depok, Tonny berfokus membentuk karakter generasi muda setempat agar memiliki ketahanan mental dan kedisiplinan tinggi.
”Bukan hanya kemampuan fisik yang diasah, tetapi juga karakter disiplin, mental juara, dan semangat pantang menyerah,” ujar Tonny saat memberikan keterangan, Senin (27/7/2026).
Tak berhenti di gelanggang olahraga, Tonny melebarkan sayapnya ke sektor bisnis riil dengan berkecimpung di industri properti sejak 2014. Selama lebih dari satu dekade, ia terlibat langsung dalam pembangunan kawasan perumahan bagi warga Kota Depok.
Kombinasi Modal Olahraga, Bisnis, dan Organisasi
Menurut Tonny, rekam jejak multidisiplin yang dimilikinya menjadi fondasi penting untuk memimpin dan membesarkan partai politik di tingkat daerah.
”Bekal mental juara dari karate, pengalaman membangun dari dunia properti, serta pengalaman organisasi di Hanura akan menjadi fondasi untuk membawa partai ini semakin solid dan dekat dengan masyarakat,” tegas Tonny.
Di internal Partai Hanura Kota Depok sendiri, rekam jejak Tonny terbilang matang. Ia pernah dipercaya menduduki posisi strategis sebagai Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK), serta menjabat sebagai Sekretaris DPC Partai Hanura Kota Depok. Pengalaman struktural ini membuatnya paham betul peta kebutuhan kader hingga tantangan organisasi di tingkat akar rumput.
Menjanjikan Kerja Nyata
Apabila mendapat amanat memimpin DPC Hanura Kota Depok periode 2025–2030, Tonny berkomitmen menerapkan gaya kepemimpinan yang disiplin, terukur, dan berintegritas.
”Saya tidak menjanjikan emas. Saya menjanjikan kerja nyata untuk membesarkan Hanura dan memperjuangkan kepentingan masyarakat Kota Depok,” katanya.
Mengusung jargon “Bersama Logo Singa, Kita Mengaum! Kita Menang,” Tonny optimistis dapat merangkul seluruh elemen kader demi membangun partai yang lebih adaptif, solid, dan dipercaya oleh masyarakat Kota Depok.(yp)








