Beras 10 Kilogram Menghadirkan Kebahagiaan Bagi Lansia Miskin di Gadingsari Bondowoso

  • Whatsapp
Para nenek yang sudah lanjut usia menunggu giliran mendapatkan beras 10 kilogram yang dibagikan oleh DPKP dan TP PKK Bondowoso. (Rois/beritalima.com)

BONDOWOSO, beritalima.com – Senyum haru terpancar dari wajah puluhan lansia di Desa Gadingsari, Kecamatan Pakem, Kabupaten Bondowoso, saat menerima bantuan beras masing-masing 10 kilogram dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bondowoso bekerja sama dengan TP PKK Kabupaten Bondowoso, Senin (22/6/2026).

Bagi sebagian orang, 10 kilogram beras mungkin bukanlah sesuatu yang istimewa. Namun bagi para lansia yang hidup dalam keterbatasan ekonomi, bantuan tersebut menjadi secercah harapan untuk memenuhi kebutuhan makan beberapa hari ke depan.

Di antara penerima bantuan itu adalah Sakmina (82), seorang lansia yang selama ini hidup sederhana dan belum pernah merasakan bantuan dari pemerintah pusat. Dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan rasa syukurnya atas kepedulian pemerintah daerah.

“Terima kasih Ibu Bupati Bondowoso,” ucapnya dalam bahasa Madura dengan penuh haru.

Sakmina mengaku selama ini dirinya kerap luput dari berbagai program bantuan sosial, meski usianya telah senja dan kondisi ekonominya tergolong kurang mampu.

“Tak pernah mendapatkan bantuan dari pusat,” tuturnya lirih.

Kisah Sakmina bukanlah satu-satunya. Masih banyak warga lanjut usia di pelosok desa yang berjuang memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bondowoso, Mulyadi, mengatakan program bantuan beras tersebut memang ditujukan bagi masyarakat miskin yang masuk kategori desil 1 dan belum tersentuh bantuan pemerintah pusat.

“Kami sengaja memfokuskan bantuan ini kepada warga miskin yang selama ini belum menerima bantuan. Mereka yang paling membutuhkan harus menjadi prioritas,” ujarnya.

Menurutnya, bantuan pangan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat rentan yang sedang menghadapi tekanan ekonomi.

“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban mereka. Mungkin tidak besar, tetapi setidaknya bisa membantu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari,” pungkasnya.

Di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dirasakan masyarakat, sekarung beras bukan sekadar bantuan pangan. Bagi para lansia seperti Sakmina, bantuan itu adalah bukti bahwa masih ada kepedulian yang hadir dan memastikan mereka tidak berjuang sendirian menghadapi kerasnya kehidupan. (*/rois)

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com

Pos terkait