PALEMBANG, BeritaLima.Com
Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kota Palembang merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-64 dengan penuh khidmat di Balai Kecamatan Sukarame, Rabu (15/7/2026). Acara silaturahmi ini dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, tokoh masyarakat, serta berbagai instansi terkait sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi para purnabakti atau pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Mengusung tema bahwa pensiun bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan babak baru untuk berkontribusi, perayaan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran para senior dalam pembangunan daerah.
Staf Ahli Walikota Bidang Pemerintahan, Sosial, dan Masyarakat (Pem.Sos.Mas), Sadruddin Hadjar, hadir mewakili Pemkot Palembang. Dalam sambutannya, ia menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi tinggi kepada keluarga besar PWRI.
“Atas nama Pemerintah Kota Palembang, kami mengucapkan selamat ulang tahun ke-64 untuk PWRI. Semoga organisasi ini semakin solid, bermanfaat, dan terus menjadi wadah yang menghimpun semangat pengabdian para purnabakti untuk kemajuan bangsa, khususnya Kota Palembang,” ujar Sadruddin.
Sadruddin menekankan bahwa para pensiunan merupakan aset berharga bagi daerah. Pengalaman panjang, kebijaksanaan, integritas, serta nilai-nilai luhur yang dimiliki anggota PWRI dinilai sebagai modal sosial yang luar biasa penting bagi pembangunan kota.
“Bapak dan Ibu sekalian adalah teladan yang telah mengabdikan tenaga, pikiran, dan waktunya demi kemajuan bangsa. Pemkot Palembang sangat mengapresiasi PWRI sebagai wadah silaturahmi agar para purnabakti tetap produktif, sehat, mandiri, dan terus berkontribusi sesuai kapasitasnya,” tambahnya.
Sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan keteladanan, panitia acara juga menginisiasi pemberian piagam penghargaan kepada sejumlah tokoh masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat menginspirasi generasi penerus untuk terus menjaga semangat mengabdi.
Menyinggung program kerja Pemkot Palembang saat ini yang tengah gencar melakukan pembangunan di sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pelayanan publik, hingga ekonomi kerakyatan, Sadruddin menyatakan bahwa pemerintah sangat membutuhkan doa dan masukan dari para senior.
Ia meyakini bahwa kunci keberhasilan pembangunan berkelanjutan terletak pada sinergi lintas generasi. “Saya percaya, kolaborasi antargenerasi adalah kekuatan besar. Semangat membara dari generasi muda harus dipadukan dengan pengalaman dan kebijaksanaan dari para sesepuh. Dengan begitu, pembangunan Kota Palembang akan berjalan jauh lebih baik,” jelasnya optimis.
Di akhir acara, Sadruddin mengajak seluruh anggota PWRI menjadikan momentum hari jadi ke-64 ini sebagai pemantik semangat kebersamaan, gotong royong, dan keikhlasan dalam bermasyarakat.
“Selamat Hari Ulang Tahun PWRI Ke-64. Semoga PWRI senantiasa menjadi organisasi yang semakin maju, semakin bermanfaat, dan semakin dicintai oleh masyarakat luas,” pungkasnya. ( Nn)








