ForBAM Dukung Penuh Acara Do’a Bersama Ulama Aceh Pada Hari Damai ke-21
ACEH, Beritalima.com ( Forum Bersama Acèh Meusaboh (ForBAM) Aceh menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan do’a bersama yang digagas kalangan ulama Aceh di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.
Kegiatan do’a bersama tersebut dijadwalkan berlangsung pada 15 Agustus 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Damai Aceh ke-21.
Tanggal tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat Aceh dalam mengenang perjalanan perdamaian yang ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Pemerintah Republik Indonesia (RI).
Sekretaris ForBAM, Amiruddin, mengatakan pihaknya sebagai bagian dari masyarakat dan anak bangsa mendukung penuh kegiatan do’a bersama tersebut.
Menurutnya, kegiatan itu diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat rasa syukur sekaligus memanjatkan do’a bagi keselamatan, kedamaian, dan keberkahan bagi Aceh.
“Kita sangat mendukung kegiatan tersebut dan menyerukan kepada seluruh masyarakat Aceh untuk hadir dalam acara do’a bersama,” kata Amiruddin.” 13 Agustus 2026.
Ia menyebutkan, doa bersama dan doa tolak bala juga mendapat dukungan dari sejumlah ulama Aceh yang memandang kegiatan tersebut sebagai bagian dari ikhtiar spiritual masyarakat.
Amiruddin menilai tidak ada yang salah dengan pelaksanaan doa bersama yang dilakukan masyarakat Aceh, terlebih kegiatan tersebut dilaksanakan dalam suasana memperingati momentum perdamaian Aceh.
Menurutnya, masyarakat di berbagai belahan dunia memiliki tradisi berdoa sesuai dengan keyakinan dan kepercayaan masing-masing ketika menghadapi berbagai persoalan maupun momentum penting.
“Bagi masyarakat Aceh yang mayoritas beragama Islam, tentu do’a dilakukan sesuai dengan ajaran Islam. Apalagi dilaksanakan di halaman Masjid Raya Baiturrahman yang merupakan masjid bersejarah dan salah satu kebanggaan masyarakat Aceh,” ujarnya.
Ia berharap masyarakat yang hadir dapat menjaga ketertiban serta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh kekhusyukan dan rasa persaudaraan.
ForBAM juga berharap do’a bersama tersebut berlangsung khidmat aman dan lancar serta menjadi momentum untuk memperkuat semangat perdamaian dan persatuan masyarakat Aceh.
Amiruddin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan peringatan Hari Damai Aceh ke-21 sebagai momentum refleksi atas perjalanan perdamaian sekaligus mendoakan agar Aceh senantiasa berada dalam keadaan aman, damai, dan mendapat keberkahan bagi Masyarakat Acèh.'(**)








