Gantikan Hetifah, Agung Widyantoro Berhadapan PR Besar Komisi X DPR

  • Whatsapp
Gantikan Hetifah, Agung Widyantoro (berdiri kedua dari kanan) berhadapan PR besar Komisi X DPR

Jakarta, beritalima.com|-  (berdiri kedua dari kanan) Pergantian Ketua Komisi X DPR RI tidak sekadar menjadi perubahan di jajaran pimpinan dimana Agung Widyantoro kini langsung dihadapkan pada sejumlah pekerjaan rumah besar, mulai dari masa depan guru hingga pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas).

Agung resmi menggantikan Hetifah Sjaifudian sebagai Ketua Komisi X DPR RI untuk sisa masa jabatan 2024-2029. Pengukuhan berlangsung di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta (19/8).

Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menilai sektor pendidikan membutuhkan perhatian serius karena menyangkut arah pembangunan sumber daya manusia nasional. Karena itu, pergantian pimpinan diharapkan tak mengganggu agenda strategis yang tengah berjalan di Komisi X.

Salah satu pekerjaan yang berada di depan mata adalah pembahasan RUU Sisdiknas. Cucun berharap pembahasan regulasi tersebut tetap berjalan tanpa mengabaikan agenda pembahasan APBN yang juga menjadi prioritas DPR.

“Ada PR-PR besar, terutama sekarang ini yang paling di depan mata terkait bagaimana dunia pendidikan ini, arahnya kita mau dibawa ke mana,” ujar Cucun.

Persoalan lain mendesak adalah nasib guru serta tenaga kependidikan. Cucun meminta Komisi X tidak berhenti pada pembahasan, tetapi memastikan hasil pertemuan pimpinan DPR dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan dapat ditindaklanjuti secara konkret.

“Kita ingin semua Komisi X juga nanti semua pimpinan ini menyikapi bagaimana tindak lanjut daripada pertemuan tersebut. Dan semua problematika tentang pendidikan ini, terutama tenaga pendidik dan kependidikan, bisa secara bertahap sudah bisa diselesaikan,” tegasnya.

Agung pun mengakui persoalan guru menjadi salah satu tantangan berat yang harus segera ditangani. Ia berharap penyelesaiannya dapat dilakukan dalam waktu dekat, termasuk pada awal tahun mendatang.

“Nasib dan hari depan guru ini adalah PR berat kita. Dan insyaallah bisa selesai, mudah-mudahan di awal tahun selesai,” sebut Agung.

Di sisi legislasi, Agung memastikan RUU Sisdiknas akan menjadi salah satu agenda yang dikawal Komisi X. Ia menyebut pembahasan regulasi tersebut tidak hanya berkaitan dengan kepentingan pemerintah, tetapi juga menyangkut aspirasi guru, dosen, pendidik, dan tenaga kependidikan.

Agung menegaskan kepemimpinannya akan dijalankan secara kolektif kolegial bersama pimpinan dan seluruh anggota Komisi X. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Hetifah atas pekerjaan yang telah dilakukan selama memimpin komisi dan berkomitmen melanjutkan berbagai capaian yang dinilai baik.

Jurnalis: rendy/abri

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait