Jakarta, beritalima.com| – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mempersilakan masyarakat Pati, Jawa Tengah yang akan datang ke Jakarta menyampaikan aspirasinya di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat. Meski begitu, ia mengimbau masyarakat yang akan berunjuk rasa untuk tetap menjaga ketertiban dan keamanan di Jakarta.
“Jakarta menjadi aman, nyaman kalau kita semua bisa menjaga dengan baik. Demo itu dijamin oleh demokrasi dan kami mempersilakan mau demo tanggal 26, 27, monggo saja,” ujar Pramono, di Gereja HKBP Menteng, Jakarta Pusat (22/8).
Pemprov DKI, kata Pramono, tak melarang aksi unjuk rasa. “Tetapi yang tidak boleh dilakukan adalah melakukan perusakan, melakukan anarkis, dan kemudian melakukan tindakan-tindakan yang tidak baik,” jelasnya.
Untuk memastikan situasi tetap kondusif, Pramono telah menginstruksikan jajaran Satpol PP agar berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk menjaga keamanan. Gubernur menyampaikan, Pemprov DKI akan lebih mengedepankan pendekatan humanis dalam menangani berbagai aksi unjuk rasa.
“Beberapa ormas di Jakarta memfasilitasi, bahkan mereka mengarahkan untuk jangan kemudian bermalam di depan gedung DPR MPR dan akhirnya difasilitasi kalau memang semalam misalnya sampai bermalam di Jakarta,” ungkap Pramono.
Jurnalis: abri/andaka, sumber: beritajakarta








