Gubernur Sumsel Resmikan SPKLU Center PLN Di Palembang, Targetkan Satu Kecamatan Satu Titik Pengisian

  • Whatsapp

PALEMBANG, BeritaLima.Com
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Lampung (Sumbagsel) secara resmi mengoperasikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Center di Kantor PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Rivai, Jalan Demang Lebar Daun No. 170, Palembang. Peresmian fasilitas strategis ini dilakukan langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan pada Jumat (25/9/2026).

Acara peresmian dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi Provinsi Sumatera Selatan, termasuk Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat. Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas ESDM, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan, serta Kepala Dinas Kominfo. Turut hadir pula jajaran internal PLN seperti Karo Umum dan Perlengkapan, Karo Humas dan Protokol, serta Tim Gugus Tugas Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (TGUPP) bidang Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup.

Analogi “Martabak Logika Kecepatan dan Harga.

Dalam sambutannya, Gubernur Sumsel H. Herman Deru. menyampaikan visi strategis mengenai adopsi kendaraan listrik dengan menggunakan analogi yang unik dan membumi, yaitu “martabak”. Ia menjelaskan bahwa kehadiran SPKLU Center ini memberikan dua manfaat utama: pelayanan prima bagi pengguna kendaraan listrik dan peluang kolaborasi bagi pelaku UMKM atau vendor swasta untuk menyediakan lokasi strategis pembangunan SPKLU.

“Masyarakat itu punya logika sederhana. Sama seperti memilih martabak, apakah mau yang biasa, pakai keju, meses, atau kacang? Jika harganya sama atau sedikit berbeda, orang pasti akan memilih yang prosesnya cepat dan kualitasnya terjamin. Tidak ada orang yang mau lambat jika ada opsi yang lebih efisien,” ujar Gubernur.

Ia menekankan bahwa infrastruktur pengisian daya harus kompetitif, baik dari segi waktu pengisian (seperti durasi 20 menit untuk standar tertentu) maupun harga. Dengan adanya SPKLU Center ini, PLN membuka pintu lebar-lebar bagi kolaborasi dengan pihak ketiga untuk memperluas jaringan pengisian di titik-titik strategis milik pemerintah maupun swasta.

Target Ambisius: Merata Hingga 241 Kecamatan.

Gubernur menegaskan bahwa Sumsel memiliki total 241 kecamatan. Ia meminta PLN untuk memastikan bahwa setiap kecamatan yang memiliki aktivitas kendaraan signifikan minimal memiliki satu titik pengisian daya.

Langkah ini dinilai sebagai bukti keseriusan PLN dalam mendukung transisi energi di wilayah Sumbagsel, yang saat ini tercatat memiliki perkembangan infrastruktur kelistrikan terbanyak dibandingkan provinsi lainnya di kluster tersebut.

“Harapan saya, infrastruktur ini tidak hanya berhenti di kota besar, tetapi menyisir hingga ke kecamatan-kecamatan. Ini adalah momentum bahwa PLN serius melayani masyarakat hingga ke pelosok,” tegasnya.

Dampak Ekonomi dan Infrastruktur Tambang.

Selain transportasi pribadi, Gubernur juga menyoroti potensi besar pada sektor industri, khususnya angkutan tambang. Ia mencatat adanya pergeseran tren di mana banyak *holding* perusahaan tambang mulai beralih dari penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) ke tenaga listrik. Hal ini menciptakan pangsa pasar baru yang potensial bagi ekosistem kendaraan listrik di Sumsel.

Menariknya, Gubernur juga menyinggung pencapaian infrastruktur jalan di Sumsel. Ia menyebutkan bahwa selama masa jabatannya, telah dibangun jalan khusus sepanjang lebih dari 1.000 kilometer tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan melalui kontribusi investor tambang dan pengguna jalan.

“Ini melebihi jalur Anyer-Panarukan era Daendels yang ‘hanya’ 1.000 kilometer. Investor tambang sudah sadar bahwa mereka tidak boleh lagi merusak jalan umum. Ini adalah peluang besar untuk integrasi dengan kendaraan listrik berat di masa depan,” tambahnya.

Resmi Beroperasi.

Usai menyampaikan arahan strategis dan apresiasi atas kontribusi PLN bagi negeri, Gubernur Sumatera Selatan mengucapkan *Bismillah* dan secara simbolis meresmikan pengoperasian SPKLU Center PLN di Jalan Demang Lebar Daun.

Fasilitas ini diharapkan menjadi ikon baru layanan kelistrikan di Palembang dan memicu percepatan adopsi kendaraan ramah lingkungan di Sumatera Selatan. (Nn)

beritalima.com
beritalima.com

Pos terkait