MAGETAN, beritalima.com- Menjaga jalan tetap berfungsi optimal tidak harus menunggu kerusakan. Prinsip tersebut menjadi bagian dari langkah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Magetan, dalam mempertahankan kondisi infrastruktur jalan melalui pemeliharaan rutin.
Pemeliharaan dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi yang berlangsung di kawasan tersebut. Salah satu ruas yang mendapat penanganan adalah jalan Ringinagung-Sumberdukun. Pelaksanaan pekerjaan, dilakukan oleh DPUPR melalui UPTD wilayah.
Menurut Hariyanto, Kabid Binamarga Dinas PUPR Kabupaten Magetan, pemeliharaan rutin memiliki peran penting dalam menjaga kualitas jalan sekaligus mengantisipasi kerusakan agar tidak berkembang menjadi persoalan yang membutuhkan penanganan lebih besar.
“Pemeliharaan dilakukan untuk menjaga kondisi ruas jalan tetap baik dan mendukung kelancaran aktivitas masyarakat,” ucap Hariyanto, Kamis 24 September 2026.
Menjaga atau memelihara jalan sebelum kerusakan, lanjutnya, menjadi bagian penting dalam pengelolaan infrastruktur daerah. Kondisi permukaan jalan dapat mengalami perubahan akibat berbagai faktor, mulai dari intensitas lalu lintas kendaraan, curah hujan, hingga pengaruh lingkungan.
Karena itu, penanganan secara berkala menjadi salah satu cara untuk mempertahankan fungsi jalan. Langkah tersebut juga memungkinkan titik-titik yang membutuhkan perhatian dapat ditangani lebih awal sebelum berkembang menjadi kerusakan yang lebih luas.
Hariyanto menegaskan, pekerjaan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian kegiatan, tetapi juga pada kualitas hasil serta kelancaran aktivitas masyarakat selama proses pemeliharaan berlangsung.
“Selain memperhatikan aspek teknis, pelaksanaan juga perlu menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama pekerjaan berlangsung,” tambahnya.
Bagi pemerintah daerah, pemeliharaan rutin bukan sekadar pekerjaan teknis di atas badan jalan. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan fungsi jaringan jalan agar tetap dapat dimanfaatkan masyarakat secara optimal.
“Yang terpenting, pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik dan hasilnya memberikan manfaat bagi masyarakat yang menggunakan ruas jalan tersebut,” pungkasnya. (Hadi/editor Dibyo).







