Jakarta Sneakers Day Dukung Daya Saing Jenama Lokal

  • Whatsapp
Jakarta Sneakers Day Dukung Daya Saing Jenama Lokal (foto: kemenekraf)

Jakarta, beritalima.com|- Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya apresiasi acara Jakarta Sneakers Day (JSD) Blok M Festival 2026 dan mendukungnya untuk mengangkat daya saing kemana lokal di pasar global.

Mengusung konsep festival distrik dengan 12 zona, ajang ini menghadirkan kolaborasi lintas subsektor ekonomi kreatif, mulai dari fesyen, musik, seni, beauty wellness, hingga kuliner dalam satu ekosistem yang saling terhubung.

Menurut Riefky, JSD menjadi ruang adaptif yang tumbuh dari komunitas kreatif. Festival ini menunjukkan bahwa kolaborasi merupakan fondasi penting dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif dengan multiplier effect.

“Ketika berbagai subsektor ekonomi kreatif bersinergi dalam satu ruang adaptif, dampaknya jauh lebih besar, mulai dari terciptanya audiens bersama, efisiensi promosi, hingga terbuka peluang ekspor dan penguatan posisi jenama lokal sebagai tuan rumah di negeri sendiri,” ujarnya di Nirmana Falatehan, Jakarta Selatan (31/7).

JSD Blok M Festival 2026 menunjukkan bagaimana ruang publik dapat dioptimalkan sebagai pusat aktivitas ekonomi kreatif. Melalui konsep multi experience, berbagai zona di kawasan Blok M mengintegrasikan gaya hidup, hiburan, dan aktivitas ekonomi dalam satu pengalaman yang saling terhubung, sehingga menciptakan nilai tambah bagi pengunjung maupun pelaku ekonomi kreatif.

“Kementerian Ekraf berharap semakin banyak inovasi dan kolaborasi seperti JSD Blok M Festival yang mampu memberi kesempatan bagi generasi muda untuk menampilkan karya. Inilah bentuk ekonomi kreatif yang tumbuh dari komunitas sekaligus memiliki daya saing yang mengakomodasi gerakan kolektif,” harap Menteri Ekraf.

Penguatan ekosistem yang ditunjukkan JSD sejalan dengan capaian positif kinerja ekonomi kreatif nasional. Data BPS mencatat nilai Produk Domestik Bruto (PDB) ekraf pada 2025 mencapai Rp1.757,87 triliun atau berkontribusi 7,38 persen terhadap PDB nasional. Selain itu, ekonomi kreatif menyerap 27,4 juta tenaga kerja atau sekitar 18,70 persen dari total penduduk bekerja di Indonesia.

Didirikan pada 2017, JSD telah berkembang menjadi ajang sneaker dan streetwear tertua sekaligus salah satu paling berpengaruh di Indonesia. Secara konsisten, JSD menjadi ruang yang mempertemukan beragam komunitas, budaya, dan minat dalam satu ekosistem kreatif.

Tahun ini, JSD Blok M Festival 2026 digelar selama tiga hari, 31 Juli–2 Agustus, sebagai contoh nyata festival kolaboratif yang mampu memperluas jangkauan pasar sekaligus membuka peluang bagi jenama lokal untuk berkembang di tingkat nasional maupun global.

“JSD Blok M Festival lahir dari semangat untuk merayakan Blok M sebagai ruang berkumpulnya komunitas kreatif. Karena itu, kami mengajak berbagai event, komunitas, dan jenama untuk berkolaborasi dalam satu festival sehingga pengunjung bisa menikmati pengalaman yang lebih lengkap sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi pegiat usaha di kawasan ini. Dukungan Kementerian Ekraf juga menjadi dorongan besar bagi kami untuk terus menghadirkan ruang selebrasi bagi ekonomi kreatif Indonesia,” jelas CEO Infia Corp, Aji Pratomo.

Tahun ini, JSD Blok M Festival menghadirkan lebih dari 260 gerai, PP75 persen diantaranya merupakan merek lokal Indonesia. Menteri Ekraf berinteraksi dan meninjau langsung beberapa jenama lokal ternama seperti Cardinal, Clover, Eiger, HSF Eyewear, ISSHU, Kanky, Mars on Earth, Morteils, Nirmana, Othman, Parfumerie RATS, Weidenman Urban, White Noise, 910 NineTen, dan beberapa _tenant_ yang merilis koleksi terbaru.

Dengan dukungan pemerintah dan ekosistem seperti JSD Blok M Festival, kami optimis subsektor fesyen Indonesia dapat terus berkembang menjadi kekuatan ekonomi kreatif nasional,” harap Dimas Muhammad Rusydi atau yang kerap disapa Dimboy sebagai founder Othman.

Upaya tersebut diharapkan mampu mmmemperluas akses pasar, meningkatkan daya saing produk kreatif nasional, serta memperkuat kontribusi ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Jurnalis: andaka/abri

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait