MADIUN, beritalima.com- Dalam rangka meningkatkan keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api, sekaligus dalam rangkaian HUT KAI ke-81, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero Daop 7 Madiun berkolaborasi dengan KAI Commuter Area VIII Surabaya melaksanakan kegiatan Sosialisasi Keselamatan dan Keamanan Perjalanan KA di perlintasan sebidang yang dipusatkan di dua titik strategis, yakni JPL 79 Stasiun Sembung dan JPL 71 Stasiun Jombang.
Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, tim Pengamanan (PAM) Daop 7, Kepala Stasiun Jombang, serta perwakilan dari Dinas Perhubungan Kabupaten Jombang, unsur kewilayahan TNI dari Danramil 0814/05 Perak dan Danramil 0814/01 Jombang Kota, Polri dari Polsek Perak dan Jombang Kota.
Selain itu, aksi ini semakin semarak dengan menggandeng berbagai komunitas pecinta kereta api (railfans), meliputi Java Train Wilayah Nganjuk, IRPS, Sipuong, RF +43 Jombang, dan Kala Kita Keliling.
Pelaksanaan sosialisasi dikemas secara interaktif melalui berbagai bentuk kegiatan. Antara lain pembentangan banner imbauan keselamatan di area perlintasan sebidang, pembagian souvenir dan flyer (brosur) berisi pesan keselamatan kepada para pengguna jalan raya yang melintas, dan penyampaian imbauan secara langsung untuk meningkatkan kewaspadaan pengendara.
Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya mendahulukan perjalanan kereta api serta mengutamakan keselamatan saat melintas di perlintasan sebidang.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan keselamatan berlalu lintas di perlintasan sebidang demi keamanan bersama. Jalur KA dan ruang manfaat di sekitarnya merupakan area berbahaya yang tidak diperuntukkan untuk beraktivitas. KAI terus mengimbau seluruh pengguna jalan untuk disiplin dan mematuhi rambu-rambu,” ucap Tohari, 30 September. 2026.
Sebagai langkah pencegahan, KAI kembali mengingatkan para pengguna jalan untuk selalu menerapkan slogan BERTEMAN setiap kali akan melewati perlintasan sebidang. Yakni berhenti sejenak sebelum melintasi rel, tengok kiri dan kanan untuk memastikan tidak ada kereta yang akan lewat, aman, pastikan jalur benar-benar kosong dan aman untuk dilewati serta jalan dengan hati-hati setelah dipastikan aman.
Selain itu, KAI dengan tegas mengimbau masyarakat untuk tidak membuat atau membangun perlintasan liar baru karena sangat membahayakan keselamatan jiwa maupun perjalanan kereta api.
Melalui kolaborasi lintas instansi dan dukungan penuh dari para railfans ini, KAI Daop 7 Madiun berharap tingkat kedisiplinan masyarakat semakin meningkat, sehingga tercipta perjalanan KA yang selamat, aman, lancar, dan tepat waktu. (Hms/editor Dibyo).








