MADIUN, beritalima.com- PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun, Jawa Timur, kembali menunjukkan komitmennya terhadap kepedulian sosial dan lingkungan melalui penyaluran bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Program Bina Lingkungan.
Bantuan ini diserahkan oleh Deputy Daop 7 Madiun, Alam Prasetyo, dengan didampingi oleh tim TJSL, Manager Sintel, serta Manager Jalan Rel dan Jembatan.
Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan penyaluran bantuan ini fokus pada peningkatan sarana ibadah serta fasilitas pendidikan di wilayah kerja KAI Daop 7 Madiun.
“Program TJSL ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan KAI Daop 7 Madiun dalam menjalankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Kami berkomitmen tidak hanya berfokus pada operasional dan pelayanan bisnis kereta api, tetapi juga memberikan manfaat nyata dan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ucap Tohari, Kamis 23 Juli 2026.
Sementara Dr. KH. Miftahul Huda, selaku pimpinan Pondok Pesantren Kanzul Ulum dan Ketua MUI Kota Madiun menyampaikan apresiasi dan menyambut baik sinergi ini karena dinilai sangat bermanfaat langsung bagi santri dan kesejahteraan lingkungan.
Untuk diketahui, bantuan program bina lingkungan yang disalurkan meliputi sarana dan prasarana ibadah sebesar Rp.30.225.000 untuk pengadaan sarana dan prasarana ibadah di Pondok Pesantren Kanzul Ulum.
Kemudia sebesar Rp.20.920.000 melalui program KAI EDUFRIEND untuk mendukung pembangunan gedung STAINU Madiun.
Melalui bantuan ini, PT KAI Daop 7 Madiun berharap dapat mendukung terciptanya sarana ibadah yang lebih layak serta menunjang peningkatan kualitas fasilitas pendidikan tinggi di wilayah Madiun dan sekitarnya. (Hms/editor Dibyo).








