Karya Bhakti TNI di Desa Manding, Dorong Infrastruktur dan Percepatan Pengentasan Kemiskinan

  • Whatsapp

TULUNGAGUNG, beritalima.com- Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, menghadiri Karya Bhakti TNI Tahun 2026 di Desa Manding, Kecamatan Pucanglaban, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.

Pembukaan Karya Bhakti TNI ini, juga dihadiri Komandan Kodim 0807/Tulungagung beserta jajaran, Komandan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yon TP) 886 Panjalu Jayati beserta jajaran, Sekdakab Tulungagung, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXI Kodim 0807/Tulungagung beserta Ketua Ranting, kepala perangkat daerah, satuan tugas Karya Bhakti TNI, Forkopimcam Pucanglaban, Pemerintah Desa Manding, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.

Dalam sambutannya, Plt Bupati menyampaikan bahwa Karya Bhakti TNI merupakan wujud nyata semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui kegiatan tersebut, TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat berupaya mendorong kemajuan desa serta membantu mempercepat pemerataan pembangunan.

“Kegiatan Karya Bhakti TNI adalah perwujudan nyata sinergi antara TNI dan rakyat. Melalui semangat gotong royong ini kita berupaya mendorong kemajuan desa dan membantu pemerintah daerah mempercepat pemerataan pembangunan,” ujarnya.

Selain pembangunan infrastruktur, lanjutnya, kegiatan Karya Bhakti TNI juga dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam upaya menurunkan angka kemiskinan dan menghapus kemiskinan ekstrem.

Berdasarkan data tahun 2025, tingkat kemiskinan di Kabupaten Tulungagung tercatat mengalami penurunan dari 6,28 persen pada 2024 menjadi 5,96 persen pada 2025. Sementara itu, angka kemiskinan ekstrem yang sebelumnya mencapai nol persen pada 2023, meningkat menjadi 0,65 persen pada 2024 dan kembali turun menjadi 0,25 persen pada 2025.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa upaya pengentasan kemiskinan, khususnya di wilayah pedesaan yang masih menjadi salah satu titik rawan, harus terus diperkuat melalui kolaborasi berbagai pihak.

“Percepatan penurunan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem harus dilakukan secara holistik, terintegrasi, dan tepat sasaran,” ucapnya.

Ia meyakini sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan kekuatan utama untuk menciptakan masyarakat yang sehat, mandiri, dan berdaya saing, sekaligus mendukung terwujudnya zero kemiskinan ekstrem di Kabupaten Tulungagung.

Dalam Karya Bhakti TNI kali ini, pembangunan difokuskan pada pengerjaan jalan rabat beton. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat, mendukung aktivitas sosial dan ekonomi warga, serta memperkuat akses menuju kawasan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yon TP) 886 Panjalu Jayati.

“Keberadaan Karya Bhakti TNI yang lokusnya berupa rabat jalan beton menuju Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yon TP) 886 Panjalu Jayati ini akan memberikan kontribusi besar bagi pembangunan di Desa Manding, terutama meningkatkan akses transportasi masyarakat desa, perekonomian, distribusi logistik menuju batalyon, serta mendukung program ketahanan pangan dan pembangunan wilayah,” ungkapnya.

Diterangkan, lebih dari sekadar pembangunan fisik, Karya Bhakti TNI juga diharapkan menjadi momentum memperkuat kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa.
Semangat kebersamaan dan gotong royong tersebut diharapkan dapat memastikan hasil pembangunan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat serta menjadi bagian dari upaya mewujudkan masyarakat Tulungagung yang sejahtera, maju, dan berakhlak mulia.

Pada kesempatan tersebut, pemerintah daerah juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran TNI serta masyarakat Desa Manding yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan.

“Pemerintah Kabupaten Tulungagung akan terus memberikan dukungan dan komitmen penuh bagi pelaksanaan Karya Bhakti TNI, karena kita semua menyadari besarnya manfaat Karya Bhakti TNI,” terangnya.

Ahmad Baharudin juga berharap, sinergi TNI dan pemerintah daerah ke depan dapat semakin diperluas, khususnya dalam membuka dan meningkatkan akses menuju potensi wisata di wilayah Tulungagung.

Kabupaten Tulungagung memiliki garis pantai yang panjang serta kawasan pegunungan dengan panorama alam yang menarik. Potensi tersebut dinilai dapat menjadi daya tarik wisata sekaligus penggerak perekonomian masyarakat apabila didukung dengan akses infrastruktur yang memadai.

“Saya berharap besar melalui Karya Bhakti TNI ini ke depan akses jalan ke wisata pantai dan pegunungan dapat terus dibuka, sehingga dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat,” harapnya.

Dengan dibukanya Karya Bhakti TNI di Desa Manding, pembangunan infrastruktur dapat diselesaikan tepat waktu dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

“Dengan Mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim. Kegiatan Karya Bhakti TNI di Desa Manding, Kecamatan Pucanglaban, dengan resmi saya nyatakan dibuka dan dimulai.” Katanya.

“Seluruh jajaran dan masyarakat yang terlibat jadikan kegiatan tersebut sebagai bentuk pengabdian kepada negeri, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun desa, memperkokoh persatuan, dan mengakselerasi terwujudnya Indonesia yang maju dan sejahtera,” pungkasnya. (Dst).

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait