Jakarta, beritalima.com| – Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Sudin Dukcapil) Kepulauan Seribu (3/8), berhasil meraih peringkat pertama Kategori Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) Terbaik dan Tertinggi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.
Penghargaan Dukcapil Prima Award ini diserahkan langsung Mendagri Tito Karnavian kepada Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan di Hotel Bidakara Tebet, Jakarta Selatan, beberapa hari lalu.
Fadjar menyampaikan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Sudin Dukcapil, serta seluruh warga Kepulauan Seribu yang berpartisipasi aktif menyukseskan program IKD. “Terima kasih kepada jajaran Sudin Dukcapil Kepulauan Seribu atas kerja kerasnya, serta seluruh warga yang telah mendukung percepatan transformasi digital melalui aktivasi IKD ini,” ujarnya.
Fadjar berharap, penghargaan ini menjadi motivasi bagi jajaran aparatur di Kepulauan Seribu untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam hal tertib administrasi kependudukan. Menurutnya, capaian ini membuktikan bahwa keterbatasan geografis bukan hambatan untuk berinovasi.
Sementara Mendagri merilis data penduduk Indonesia semester I-2026 (cut off 27 Juli 2026) mencapai 290.125.073 jiwa. Ia menyebut data kependudukan di Dukcapil merupakan terlengkap karena mencakup fitur face recognition, iris mata, sidik jari, hingga data kelahiran dan domisili.
“Data kependudukan dalam sistem milik Ditjen Dukcapil Kemendagri dilindungi kerahasiaannya. Di era digital yang serba cepat ini, kita harus berhati-hati dan tidak boleh main-main karena data selalu diperbarui (update),” jelasnya.
Tito menambahkan, untuk mengantisipasi gangguan teknis, pihaknya telah menyiapkan sistem pencadangan data ganda (double backup data) yang berlokasi di Jakarta dan Batam dengan sistem keamanan yang kuat serta bandwidth yang besar.
Dalam capaian IKD tertinggi, Sudin Dukcapil Kepulauan Seribu menempati peringkat pertama nasional. Kabupaten Wonogiri di peringkat kedua, Kota Magelang ketiga dan Kota Jakarta Barat di posisi keempat.
Jurnalis: abri/andaka, sumber: beritajakarta








