Jakarta | beritalima.com – Sangat relevan dengan upaya memperkuat peran strategis perempuan dalam mewujudkan ketahanan pangan, pengembangan industri halal, penguatan ekonomi keluarga, serta pembangunan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Hal itu diucapkan Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) saat Rapat Kerja Nsional yang diselenggarakan Asosiasi Muslimah Pengusaha (ALISA) “Khodijah” ICMI se-Indonesia ke III selama tiga hari, 28 – 30 Juli 2026 di Bandung, Jawa Barat, Selasa (28/7/2026). Dengan mengambil tema “Kedaulatan Pangan, Energi, dan Industri Halal Menjadi Fokus Utama Menuju Indonesia Emas”.
Di tempat yang sama, Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) Periode 2024–2029, Nannie Hadi Tjahjanto, S.H., mengucapkan Selamat dan Sukses kepada Ketua Umum Asosiasi Muslimah Pengusaha “Khadijah” ICMI, Ina Marlina, S.Sos., M.M. beserta seluruh Panitia Pelaksana Rakernas.
Ketua Umum KOWANI pun menyatakan, siap terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan ALISA “Khadijah” ICMI serta seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Republik Indonesia Bapak Gibran Rakabuming Raka, sekaligus menyongsong 100 Tahun KOWANI (1928–2028) sebagai tonggak memasuki Abad Kedua Peradaban Perempuan Indonesia.
Nannie Hadi Tjahjanto juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama menyukseskan KOWANI Goes to UNESCO – Memory of the World serta mendukung Tempe Goes to UNESCO sebagai kebanggaan budaya dan warisan pangan Indonesia di tingkat dunia.
“Selamat bermusyawarah. Semoga Rakernas ini menghasilkan gagasan, rekomendasi, dan program-program strategis yang memberikan manfaat nyata bagi umat, bangsa, dan negara, serta semakin memperkuat kontribusi perempuan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas Nannie Hadi Tjahjanto.
jurnalis: dedy








