Foto: Anggota Komisi II DPRD Gresik, Muhammad Kurdi (ber hitam)
GRESIK, beritalima.com – Kondisi Pasar Dukun yang dinilai memprihatinkan menjadi perhatian Komisi II DPRD Kabupaten Gresik. Pasar tersebut masuk dalam program revitalisasi sejumlah pasar dengan total anggaran sekitar Rp1,1 miliar.
Anggota Komisi II DPRD Gresik, Muhammad Kurdi, mengatakan anggaran revitalisasi tersebut dialokasikan untuk enam pasar. Selain Pasar Dukun, terdapat Pasar Kota, Pasar Baru, Pasar Sidomoro, Pasar Giri, dan Pasar Petiken Driyorejo.
“Total anggaran untuk revitalisasi sekitar Rp1,1 miliar. Dari anggaran tersebut, sekitar Rp600 juta dialokasikan untuk Pasar Dukun, sedangkan sisanya untuk lima pasar lainnya,” ujar Gus Kurdi, Kamis (13/8/2026).
Menurutnya, Pasar Dukun mendapat perhatian lebih karena kondisi fasilitasnya sudah cukup memprihatinkan. Karena itu, pembenahan pasar tersebut dinilai perlu segera dilakukan agar fasilitasnya lebih layak bagi pedagang dan masyarakat.
“Pasar Dukun kondisinya memang memprihatinkan, sehingga perlu menjadi prioritas untuk diperbaiki. Harapannya, anggaran yang tersedia bisa digunakan untuk membenahi fasilitas yang paling membutuhkan penanganan,” katanya.
Pria yang juga dipanggil Gus Kurdi ini menambahkan, program revitalisasi tersebut menjadi bagian dari upaya pembenahan sejumlah pasar di Kabupaten Gresik. Komisi II sebelumnya juga telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar untuk melihat langsung kondisi fasilitas di lapangan.
Ia berharap pelaksanaan revitalisasi tidak hanya memperbaiki kondisi fisik pasar, tetapi juga meningkatkan kenyamanan pedagang dan masyarakat yang beraktivitas di dalamnya.
“Anggarannya memang terbatas, sehingga harus dibagi sesuai kebutuhan. Yang terpenting, pasar yang kondisinya sudah memprihatinkan bisa mendapatkan penanganan,” pungkasnya.
Sementara itu, Pasar Sidayu tidak masuk dalam alokasi anggaran revitalisasi kali ini karena sebelumnya telah dilakukan revitalisasi dan kondisinya dinilai sudah bagus. (Ron)








