Konser 40 Tahun Kahitna, Momentum Penguatan Ekosistem Musik Indonesia

  • Whatsapp
Konser 40 Tahun Kahitna, Momentum Penguatan Ekosistem Musik Indonesia (foto: kemenekraf)

Jakarta, beritalima.com| – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) terus mendorong subsektor musik sebagai salah satu penggerak ekraf nasional, seperti penyelenggaraan konser 40 Tahun Kahitna di NICE PIK 2, Jakarta (5/9).

“Konser 40 Tahun Kahitna menunjukkan bahwa subsektor musik tak hanya menyajikan karya yang bisa dinikmati, tetapi justru memiliki kekuatan ekonomi dibaliknya. Dalam satu konser terdapat ekosistem kreatif melibatkan begitu banyak pejuang ekraf, mulai dari musisi, promotor konser, pekerja Event Organizer (EO), sound engineer, lighting designer, stage manager, stage crew, dan talenta kreatif pendukung lainnya. Ini menjadi contoh nyata karya kreatif mampu menciptakan nilai ekonomi berlipat ganda,” kata Wakil Menteri (Wamen) Ekraf Irene Umar usai menyaksikan konser.

Menurutnya, semakin banyak konser musik berkualitas digelar di Indonesia, semakin besar pula ruang bagi talenta subsektor ini untuk berkembang, membuka peluang usaha, serta menciptakan lapangan kerja yang berdampak pada subsektor ekonomi kreatif lainnya.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Agustus 2025 mencatat pekerja subsektor musik didominasi generasi milenial sebesar 41,62 persen, disusul generasi Z sebesar 33,61 persen dan generasi X sebesar 20,87 persen.

“Ketika sebuah konser mampu menghadirkan ribuan penonton, maka yang bergerak bukan hanya industri musik, melainkan juga berbagai aktivitas ekonomi di sekitarnya,” ujar Irene. Ia menambahkan, Kementerian Ekraf terus mendorong terciptanya ekosistem musik yang sehat agar karya dan talenta Indonesia memiliki ruang untuk berkembang sekaligus menciptakan dampak ekonomi melalui berbagai peluang kolaborasi.

Konser empat dekade Kahitna menghadirkan personel sebagai bagian dari perjalanan panjang grup asal Bandung tersebut, yakni Yovie Widianto (pianis), Hedi Yunus dan Mario Ginanjar (vokalis), Dody Isnaini (bassist), Harry Suhardiman (perkusi), Bambang Purwono (kibordis), serta Andrie Bayuaji (gitaris).

Dengan mengusung semangat “Di Antara Takkan Tergantinya Cantik & Titik Nadir Mantan Terindah” konser ini dimeriahkan kolaborasi lintas generasi bersama Arsy Widianto, Monita Tahalea, Nikita Becker, Tiara Andini, RAN, serta special appearance Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak serta sekitar 20.000 Soulmate.

Jurnalis: rendy/abri

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait