Masa Reses Anggota DPRD Provinsi Jatim, Eko Yunianto Minta Antisipasi Petani Hadapi Musim Kemarau

  • Whatsapp

JEMBER, beritalima.com | Anggota DPRD provinsi Jawa Timur dari fraksi PDI Perjuangan, H Eko Yunianto, M.M., menyoroti pentingnya langkah antisipasi terhadap dampak kekeringan, yang berpotensi mengganggu sektor pertanian, terutama di wilayah pedesaan.

Penjelasan tersebut disampaikan saat kegiatan masa reses yang digelar di kabupaten Jember, pada Minggu (31/05/2026). Eko memaparkan sejumlah solusi untuk membantu masyarakat menghadapi ancaman krisis air saat musim kemarau tiba.

Musim kemarau 2026 di Indonesia diprakirakan berlangsung lebih awal, lebih kering, dan lebih panjang dari biasanya.

BMKG memprediksi puncak musim kemarau di sebagian besar wilayah akan terjadi pada bulan Agustus 2026, mulai saluran irigasi, sistem perpipaan, maupun penampungan air akan terdampak.

Dengan cara itu, air yang sebelumnya terbuang dapat digunakan untuk kebutuhan pertanian.

“Ada beberapa sumber air yang sebenarnya belum termanfaatkan secara maksimal. Ini bisa dimanfaatkan melalui program irigasi maupun perpipaan sehingga air yang sebelumnya langsung terbuang dapat digunakan untuk pertanian,” tegasnya.

Langkah tersebut dinilai penting mengingat sektor pertanian menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat di sejumlah wilayah kabupaten Jember dan sekitarnya belum termanfaatkan secara maksimal.

“Ini bisa dimanfaatkan melalui program irigasi maupun perpipaan sehingga air yang sebelumnya langsung terbuang dapat digunakan untuk pertanian,” tegasnya.

“Dengan pengelolaan air yang lebih efektif, para petani tetap dapat menjaga produktivitas meskipun menghadapi musim kemarau panjang,” tutupnya.(Yul)

beritalima.com
beritalima.com

Pos terkait