PALEMBANG, BeritaLima.Com Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang resmi menjalani evaluasi lapangan terkait usul pembukaan Program Studi (Prodi) Kedokteran Program Sarjana dan Pendidikan Profesi Dokter Program Profesi. Kegiatan strategis ini berlangsung pada Rabu, 16 September 2026, secara hybrid melalui Zoom Meeting dan dihadiri langsung di Fakultas Kedokteran UIN Raden Fatah, Kampus II Jakabaring.
Evaluasi lapangan ini merupakan tahap krusial dalam proses verifikasi dokumen yang telah diajukan melalui laman Siaga. Tim evaluator melakukan klarifikasi antara dokumen perencanaan dengan fakta fisik di lapangan, dengan fokus penilaian pada tiga aspek utama: kurikulum, Sumber Daya Manusia (SDM), serta sarana dan prasarana.
“Tim evaluasi lapangan terdiri dari sejumlah pakar dan pejabat tinggi, termasuk Mukharnad Najib (Direktur Kelembagaan), Prof. Dr. Iskhag Iskandar, M.Sc. (Kepala LLDIKTI Wilayah II), Joseptiune Margaretta dan Henriette Minerva Wenno (Direktorat Kelembagaan), Harmani Kalim (LAMPTKes), Ananti Anaya (KKI), Andi Wahyuningsih (ARPSI), Maftuchah Rochmanti (AIPKI), Liliana Sugiharto (Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya), Fen Tih (Universitas Kristen Maranatha), serta Sefryan Daru Sasongko dan Abdul Rosid (Direktorat Kelembagaan).
Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Prof. Dr. Muhammad Adil, M.A., menegaskan bahwa gagasan pendirian Fakultas Kedokteran telah menjadi bagian dari Rencana Strategis universitas sejak 2019, yang kemudian matang melalui penyusunan Naskah Akademik dan Studi Kelayakan pada akhir 2025.
“Bagi UIN Raden Fatah Palembang, pendirian Fakultas Kedokteran bukan semata-mata bentuk pengembangan institusi dan perluasan bidang keilmuan. Lebih dari itu, langkah ini merupakan manifestasi nyata dari tanggung jawab perguruan tinggi dalam merespons kebutuhan masyarakat, daerah, dan bangsa di bidang kesehatan,” ujar Prof. Adil.
Prof. Adil menjelaskan bahwa Fakultas Kedokteran UIN Raden Fatah mengusung keunggulan khusus, yaitu “Unggul Dalam Pencegahan Sindroma Metabolik, Khususnya Hipertensi Esensial.” Kurikulum yang dirancang menempatkan aspek promotif dan preventif sebagai kekuatan utama, mengadopsi pendekatan Five Levels of Prevention dari Leaveli dan Clark. Target lulusan juga diarahkan untuk memiliki profil Five-Star Doctor, yakni sebagai Care Provider, Decision Maker, Communicator, Community Leader, dan Manager.
Untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan, UIN Raden Fatah telah menyiapkan Kampus II Jakabaring seluas sekitar 10.000 m² dengan bangunan empat lantai. Fasilitas ini dilengkapi ruang kelas modern, Clinical Skill Laboratory (CSL), ruang tutorial, laboratorium Computer Based Test (CBT), serta Laboratorium Keunggulan Hipertensi Esensial.
“Dari sisi SDM, fakultas baru ini diperkuat oleh 26 dosen tetap, yang terdiri dari 14 dosen bidang preklinik/biomedik dan 12 dokter spesialis, serta didukung oleh 13 dokter spesialis pendamping klinik atau preseptor.
Kepala LLDIKTI Wilayah II, Prof. Dr. Iskhag Iskandar, M.Sc., menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. “LLDIKTI Region II mendukung penuh pembukaan Prodi Kedokteran, Program Sarjana dan Pendidikan Profesi Dokter Program Profesi di UIN Raden Fatah Palembang,” ungkapnya.
“Henriette Minerva Wenno dari Direktorat Kelembagaan menambahkan bahwa evaluasi lapangan ini adalah tahap akhir dari rangkaian proses pembukaan prodi. Ia menekankan pentingnya verifikasi data dan dukungan kuat dari pimpinan perguruan tinggi sebagai kunci keberhasilan penyelenggaraan program studi kedokteran. ( Nn)








