Jakarta, beritalima.com| – Sebagai upaya menjaga komitmen Jakarta sebagai kota global berbudaya, Jakarta Experience Board (JXB) kolaborasi dengan Jakarta City Branding (JCB) dan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI Jakarta) yang didukung penuh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menghadirkan acara Jakarta ReImagined: Placemaking Design Competition.
Mengusung semangat urban resilience, program ini mengajak warga masyarakat untuk bersama-sama mengembangkan ekosistem baru melalui ide dan gagasan krratif menghadirkan pemanfaatan ruang terbuka di area Kanal Banjir Barat, Dukuh Atas. Inisiatif strategis ini sekaligus menjadi langkah nyata Pemprov DKI Jakarta dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-500 Kota Jakarta pada Juni 2027 mendatang.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta Andhika Permata mengatakan, “menjelang 5 Abad Jakarta, kami terus mengakselerasi langkahnya untuk mengukuhkan posisi sebagai kota global yang berbudaya. Inisiatif Jakarta ReImagined ini sangat sejalan dengan visi kami. Optimalisasi ruang publik tidak hanya menciptakan daya tarik pariwisata dan ecotourism baru, tetapi juga menjadi katalis bagi pertumbuhan ekonomi kreatif kita.” \
Sementara Direktur Utama Jakarta Experience Board Yunn Bali Mohammad Yusuf menyoroti pentingnya pelibatan masyarakat dalam menciptakan sebuah ruang publik dengan semangat urban resilience.
“Jakarta ReImagined lahir dari kesadaran bahwa membangun ketahanan kota atau urban resilience membutuhkan partisipasi aktif warganya. Sebagai IP event pertama JXB yang berfokus pada placemaking, kami sangat bangga melihat kolaborasi lintas disiplin dari para mahasiswa dan profesional muda. Kelima belas karya instalasi yang terpilih ini bukan sekadar pameran estetika, melainkan wujud nyata dari aspirasi masyarakat akan ruang publik yang inklusif. Gagasan mereka adalah cikal bakal cetak biru wajah baru Jakarta,” ujar Yunn.
Setelah melalui proses panjang, sebanyak 15 karya orisinal terbaik dari para placemaker Indonesia telah terpilih, untuk memamerkan karyanya pada Showcase & Awarding Night Jakarta ReImagined 2026 yang diadakan secara terbuka untuk publik dan tidak dipungut biaya (gratis), di Melting Pop, M Bloc Space baru-baru ini.
Pengunjung juga dapat memperkaya wawasan melalui sesi Talks, menikmati ragam hiburan, serta mengunjungi creative market booth dan community booth. Rangkaian suasana yang hidup ini akan bermuara pada malam penganugerahan bagi para pemenang JaRe 2026, sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas mereka dalam menghadirkan inovasi ruang publik.
Seluruh karya instalasi ini telah dikurasi secara ketat oleh susunan Dewan Juri yang memiliki latar belakang kuat di bidang Urban Design, Tourism & Destination Development, serta Creative Economy & Business Innovation.
Turut diundang para dewan juri, seperti: Diky Soemarno, Staf Khusus Gubernur Jakarta Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga, Jacob Gatot Sura, Arsitek dan Co-Founder M Bloc Space dan Abimantra Pradhana, Arsitek dan Perancang Kota Inisiator SANA Kenal Kota.
Lalu anggota juri lainya seperti: Suharini Eliawati, Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Ir. Nirwono Joga, MLA, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Tata Kota, Mochamad Nuruddin, Owner PT. Rumah SDM dan Anggota Bidang OKK GEKRAFS, Widiyani, S.T., M.T., Ph.D., Assistant Professor in Department of Architecture SAPPK ITB, Deasy Nurmalasari Faridyah, Founder of Karya Nusantara & Memboemi, Dosen dan Konsultan, Marco Kusumawijaya, Arsitek, Urban Designer & Urban Planner, Robby Wahyudi, Chairman Jakarta Creative Economy Committee, Co-Founder Jakarta Illustration and Creative Arts Fair (JICAF), Rizki Agustian, S.I.Kom., CSEP., CKUKM, Chief Executive Officer (CEO) PT Sultan Graup Indonesia dan Diaz Hensuk, Founder and Creative Director of FORMAT.
Ide dan gagasan dari para peserta ini diharapkan mampu menjadi referensi cetak biru bagi pengembangan Jakarta kedepan. Pemanfaatan ruang kota yang optimal tak hanya menjadi tonggak baru bagi pertumbuhan ekonomi global, tapi juga menawarkan pengalaman segar untuk pariwata bidang ekowisata.
Jurnalis: andaka/abri








