GRESIK, beritalima.com – Peringatan Milad ke-25 SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik (Spemdalas) menjadi momentum penting untuk memperkuat transformasi sekolah menuju lembaga pendidikan berkelas internasional.
Komitmen tersebut mengemuka dalam puncak perayaan Milad ke-25 yang dikemas melalui kegiatan Walk Fest 2026, Sabtu (13/6/2026).
Mengusung tema Ignite Excellence, peringatan seperempat abad Spemdalas tidak sekadar menjadi ajang perayaan, tetapi juga penegasan langkah sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan agar mampu bersaing di tingkat global.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, Dr. S. Hariyanto, menyampaikan apresiasinya terhadap perkembangan Spemdalas selama 25 tahun terakhir.
Menurutnya, berbagai capaian yang telah diraih harus menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh hingga tingkat internasional.
“Saya harapkan Spemdalas ini tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, tetapi juga mampu menembus tingkat internasional.
Selama ini sudah ada International Class Program, maka ke depan saya berharap sekolah ini benar-benar menjelma menjadi sekolah internasional dengan kurikulum internasional, pelayanan kelas internasional, dan mutu yang juga bertaraf internasional,” ujarnya.
Hariyanto menilai tuntutan global saat ini mengharuskan dunia pendidikan menyiapkan generasi yang memiliki kompetensi dan daya saing internasional.
“Semakin hari tuntutan global semakin besar. Karena itu kita harus menyiapkan putra-putri kita menjadi generasi kelas dunia. Insya Allah Spemdalas siap melaksanakan hal tersebut dan tetap menjadi salah satu sekolah terbaik di Kabupaten Gresik,” katanya.
Ia bahkan berharap Spemdalas dapat menjadi pelopor sekolah yang menerapkan kurikulum internasional secara lebih luas pada tahun ajaran mendatang.
Sementara itu, Kepala SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik, Yugo Triawanto, mengatakan bahwa usia ke-25 tahun menjadi momentum bagi sekolah untuk terus berinovasi dan memperkuat berbagai program unggulan yang telah berjalan.
“Kami menjadikan milad ke-25 ini sebagai momentum untuk terus berinovasi. Saat ini kami memiliki Digital Technology Class Program, International Class Program, Excellent Class Program, Tahfidz Class Program, serta kelas reguler yang terus kami kembangkan kualitasnya,” tuturnya.
Menurut Yugo, upaya menuju sekolah berstandar internasional bukan sekadar wacana. Spemdalas telah menjalin kerja sama dengan pusat pengembangan dan pendamping Cambridge di Universitas Negeri Malang yang selama ini mendampingi pelaksanaan International Class Program (ICP) berbasis Cambridge.
“Tadi Pak Kadis memberikan motivasi agar program internasional terus ditingkatkan. Kami sudah bekerja sama dengan Cambridge Chapter Universitas Negeri Malang dan semoga ke depan dapat berkembang menjadi sekolah internasional,” ujarnya.
Saat ini Spemdalas memiliki sejumlah program unggulan yang menjadi ciri khas sekolah. Di antaranya International Class Program (ICP) yang menguatkan kurikulum internasional dan pembelajaran bahasa Inggris, Digital.
Kemudian, Technology Class Program (DTCP) yang fokus pada coding, kecerdasan buatan (AI), desain grafis, dan teknologi digital,
Selanjutnya ada, Tahfidz Class Program (TCP) yang menitikberatkan pada hafalan Al-Qur’an dan pembinaan karakter Islami,
serta Excellent Class Program yang memberikan penguatan akademik dan pembinaan olimpiade sesuai minat siswa.
Rangkaian Milad ke-25 Spemdalas telah berlangsung sejak beberapa pekan terakhir dengan berbagai kegiatan. Di antaranya program Bakso Vibes bersama Lazismu KL GKB yang membagikan 5.000 porsi bakso, lomba desain logo milad, lomba cerpen, lomba menggambar untuk siswa SD, peluncuran logo milad, hingga kajian Ikatan Wali Murid dan Komite (Ikwam).
Pada puncak acara Walk Fest, pengunjung disuguhkan berbagai penampilan siswa mulai dari band sekolah, para peraih prestasi Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) Gresik, hingga atraksi kepanduan Semapur yang sebelumnya meraih prestasi di tingkat regional.
Dalam kesempatan tersebut, Spemdalas juga meluncurkan E-Magazine sebagai bentuk adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital dan kebutuhan informasi berbasis elektronik.
“Menghadapi era digital saat ini, banyak hal sudah beralih dari paper base ke digital. Kehadiran E-Magazine menjadi ruang adaptif agar berbagai informasi dan aktivitas Spemdalas dapat diakses dengan mudah melalui perangkat digital masing-masing,” pungkas Yugo.(Ron)








