Motor Listrik Nasional Diluncukan, Presiden: Siapa Berani akan Menang

  • Whatsapp
Motor Listrik Nasional Diluncukan, Presiden: Siapa Berani akan Menang (foto: setpres)

Bekasi, beritalima.com| – Presiden Prabowo Subianto apresiasi keberanian berinisiatif dan mengambil risiko para pelaku usaha dalam membangun industri kendaraan listrik nasional. Apresiasi tersebut disampaikan Presiden saat meluncurkan Motor Listrik Nasional (MoLiNas) beserta ekosistem pendukungnya di Fasilitas Produksi ALVA, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (13/8).

Presiden mengajak seluruh pelaku industri untuk terus berinisiatif dan berani menghadapi risiko demi membangun kemandirian industri nasional. Menurut Presiden, tidak ada keberhasilan dan kemenangan tanpa inisiatif dan keberanian.

“Di tentara ada moto, siapa berani menang. Tidak mungkin menang kita duduk nunggu kemenangan datang. Kemenangan tidak akan datang. Kemenangan harus kita perjuangkan. Harus kita rebut,” ujar Presiden.

“Saya ucapkan selamat kepada saudara-saudara sekalian yang telah ambil suatu keberanian. Inisiatif itu keberanian karena inisiatif mengandung risiko. Kita bangga hari ini dan kita akan melihat perkembangan dalam waktu yang akan datang akan lebih cepat lagi,” tambahnya.

Menurut Presiden, peluncuran MoLiNas hari ini menjadi tonggak penting bagi pengembangan industri kendaraan listrik di Indonesia. Presiden memuji langkah PT Indika Energy Tbk yang telah mengembangkan industri motor listrik hingga mampu memproduksi 20 ribu unit kendaraan.

“Hari ini saya tandatangani karena hari ini kelompok Indika telah berhasil produksi 20 ribu motor. Saya bilang ke kelompok Indika, kalau kalian nanti mencapai 200 ribu saya datang lagi, dua juta saya datang lagi,” jelas Presiden.

Presiden sangat mendukung penguatan ekosistem kendaraan listrik nasional melalui pembiayaan lebih terjangkau bagi masyarakat. Pemerintah, kata Presiden, akan menyiapkan skema pembelian sehingga penggunaan kendaraan listrik makin mudah dijangkau masyarakat.

“Kita akan turunkan bunga cicilan, kita turunkan untuk rakyat. Kemudian kita usahakan tidak pakai DP (down payment),” tutur Presiden.

Selain motor listrik, Presiden menyampaikan bahwa pemerintah tengah membangun ekosistem industri mobil listrik nasional di Kabupaten Subang. “Di kilometer 84 ada kompleks besar kita lagi bangun mobil listrik Indonesia yang kita berharap paling lambat tahun 2028 sudah produksi besar-besaran,” ungkap Presiden.

Jurnalis: abri/dedy, sumber: setneg

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait