Musdes Plampangrejo Rumuskan Arah Pembangunan 2027, Infrastruktur hingga Pasar Desa Jadi Prioritas

  • Whatsapp
Foto: Total usulan di semua bidang mencapai 3 milyar dalam Musdes Desa Plampangrejo. (Doc, Rony Subhan)

BANYUWANGI,Beritalima.com – Pemerintah Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027. Forum tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan prioritas pembangunan yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga.

Musdes dihadiri Camat Cluring Titik Handayani, Kepala Desa Plampangrejo Yudi Wiyono, Ketua dan anggota BPD, pendamping kecamatan, unsur Forkopimka, serta berbagai elemen masyarakat. Hadir pula perwakilan PKK, Posyandu, kelompok pengairan, organisasi kepemudaan, lembaga pendidikan, tenaga kesehatan, hingga tokoh masyarakat yang bersama-sama menyusun arah pembangunan desa.

Bacaan Lainnya

Dalam musyawarah tersebut, masyarakat menyepakati empat bidang utama sebagai prioritas pembangunan, yakni sektor kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan ekonomi.

Foto: Kepala desa dan forpimka turut hadir mendampingi berjalannya Musdes di Pendopo kantor Desa Plampangrejo.(Doc, Rony Subhan)

Di bidang infrastruktur, perhatian terbesar tertuju pada pembangunan dan peningkatan jalan penghubung antarwilayah yang dinilai memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas masyarakat dan perekonomian.

Namun, pembangunan jalan tersebut membutuhkan anggaran yang jauh lebih besar dibanding kemampuan keuangan desa maupun kabupaten, sehingga diharapkan mendapat dukungan dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.

Pada sektor pendidikan, masyarakat mengusulkan penyediaan laboratorium komputer untuk menunjang proses belajar mengajar serta pelaksanaan ujian siswa berbasis teknologi informasi. Fasilitas tersebut dinilai penting agar peserta didik di Desa Plampangrejo mampu mengikuti perkembangan dunia pendidikan yang semakin digital.

Foto: Musdes bahas RKPdes 2027 di gelar oleh Desa Plampangrejo. (Doc, Rony Subhan)

Sementara itu, di bidang kesehatan, kondisi bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Plampangrejo menjadi perhatian khusus. Warga berharap adanya perbaikan dan peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan agar masyarakat memperoleh layanan yang lebih nyaman, aman, dan maksimal.

Sedangkan pada sektor ekonomi, rehabilitasi pasar desa menjadi salah satu usulan prioritas. Pasar desa dinilai memiliki peran strategis sebagai pusat aktivitas perdagangan masyarakat, sehingga revitalisasi diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan pedagang maupun pengunjung serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Total kebutuhan anggaran dari berbagai usulan pembangunan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp3 miliar. Nilai tersebut jauh melampaui kemampuan pembiayaan yang bersumber dari Dana Desa maupun anggaran daerah.

Foto: Musdes Desa Plampangrejo digelar di pendopo kantor desa seluruh bidang diskusi usulan. (Doc, Rony Subhan)

Kepala Desa Plampangrejo, Yudi Wiyono, mengatakan Musdes merupakan tahapan penting untuk memastikan seluruh usulan pembangunan berasal dari kebutuhan riil masyarakat.

“Melalui Musdes ini kami menampung aspirasi dari seluruh unsur masyarakat. Prioritas yang disepakati meliputi kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan ekonomi. Namun kami juga menyadari adanya keterbatasan Dana Desa serta efisiensi anggaran pemerintah daerah. Karena itu, kami sangat berharap adanya dukungan dan bantuan dari pemerintah pusat agar program-program prioritas yang menjadi kebutuhan masyarakat dapat direalisasikan secara bertahap,” ujar Yudi Wiyono.

Camat Cluring, Titik Handayani, yang turut hadir dalam Musdes memberikan apresiasi terhadap tingginya partisipasi masyarakat dalam menyusun rencana pembangunan desa. Menurutnya, perencanaan yang lahir dari musyawarah akan menghasilkan program yang lebih tepat sasaran karena disusun berdasarkan kebutuhan warga.

Foto: Musdes Desa Plampangrejo dihadiri bidang kesehatan dari Pustudes.(Doc, Rony Subhan)

Melalui Musdes RKPDes ini, Pemerintah Desa Plampangrejo berharap seluruh usulan prioritas dapat menjadi pijakan pembangunan desa pada tahun 2027, sehingga kualitas pelayanan publik, akses pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta pertumbuhan ekonomi masyarakat dapat terus meningkat. (Rony//B5)

beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait