PAMEKASAN, Beritalima.com— Kemarau panjang membuat sejumlah wilayah di Jawa Timur menghadapi kekeringan. Menyikapi kondisi tersebut, PT BRI (Persero) Tbk. Branch Office Pamekasan menyalurkan bantuan air bersih total sebanyak 150.000 liter secara bertahap di Kabupaten Pamekasan.
Bantuan tersebut disebar di Kecamatan Pademawu dan Tlanakan, salah satunya di Desa Pagagan dan Desa Ambat.
Area Head BRI Pamekasan Madura, Yusuf Setiawan, mengatakan kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian BRI terhadap masyarakat yang membutuhkan ketersediaan air bersih, khususnya di tengah kondisi kemarau panjang yang menyebabkan keterbatasan akses air.
“Kegiatan ini sekaligus menjadi kesempatan bagi BRI untuk meningkatkan kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan yang memberikan manfaat secara langsung. Kami berharap bantuan yang diberikan benar-benar bermanfaat dan membantu warga yang saat ini sedang dilanda kekeringan,” kata Yusuf, Rabu (16/9/2026).
Yusuf menambahkan, kondisi kemarau panjang berdampak pada berkurangnya ketersediaan sumber air di sejumlah wilayah. Melihat kondisi tersebut, BRI Area Pamekasan Madura melalui Branch Office Pamekasan berinisiatif hadir membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
“Kita melihat kemarau panjang ini membuat masyarakat di beberapa wilayah mengalami kekeringan. Sehingga kita langsung melaksanakan penyaluran air bersih secara langsung kepada masyarakat di sejumlah titik yang membutuhkan,” tambahnya.
Sementara itu, Branch Office Head BRI Pamekasan, Andri Wicaksono, mengungkapkan secara keseluruhan BRI Pamekasan menyalurkan bantuan sebanyak 150.000 liter air bersih kepada masyarakat di wilayah Pademawu dan Tlanakan. Dengan total sekitar 800 keluarga yang mendapatkan manfaat.
“Penyaluran bantuan air bersih ini merupakan bentuk kepedulian dan respon BRI terhadap kebutuhan masyarakat di tengah bencana maupun musim kemarau yang menyebabkan kekeringan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan kemanusiaan tersebut, BRI Pamekasan menegaskan komitmennya untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan serta bantuan kepada warga yang membutuhkan, terutama dalam menghadapi dampak kemarau panjang.
“Kami berupaya hadir secara langsung untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan memberikan bantuan yang dapat dirasakan manfaatnya oleh warga,” pungkasnya.(*)








