Tangerang Selatan, beritalima.com| – Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa mengapresiasi penyelenggaraan Nusantara Food & Hotel Expo 2026 sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan pelaku industri kuliner, makanan dan minuman, serta hospitality untuk promosi gastronomi sebagai identitas dan promosi pariwisata Indonesia.
“Saya sangat senang Nusantara Food & Hotel Expo dapat terlaksana. Kegiatan ini memperlihatkan hasil kolaborasi yang baik dari seluruh pemangku kepentingan sektor pariwisata. Sinergi yang terbangun melalui pameran ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem pariwisata dan industri hospitality Indonesia agar semakin inovatif dan inklusif dalam menghadapi dinamika pasar global,” kata Wamenpar (9/7).
Menurut Wamenpar, sektor kuliner memiliki posisi strategis dalam pengembangan pariwisata karena tidak hanya menjadi bagian dari pengalaman wisatawan, tetapi juga merepresentasikan identitas budaya daerah dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
“Saya mengajak para pelaku industri pariwisata untuk terus berkolaborasi. Kita tidak hanya berfokus pada jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga menghadirkan pengalaman wisata yang berkualitas dan berkelanjutan serta memberikan dampak ekonomi jangka panjang bagi masyarakat,” ucap Ni Luh Puspa.
Nusantara Food & Hotel Expo 2026 berlangsung selama empat hari pada 9 hingga 12 Juli 2026 di Hall 3 ICE BSD City, Tangerang Selatan, Banten. Pameran industri makanan, minuman, dan hospitality tersebut mempertemukan berbagai jenama dan pelaku industri profesional dengan pelaku usaha untuk mengeksplorasi inovasi serta memperluas jejaring bisnis.
Pameran menghadirkan 12 kategori industri makanan dan perhotelan, meliputi Meat & Poultry; Milk & Dairy; Seafood & Cold Chain; Frozen & Processed Food; Coffee & Tea; Food Ingredients & Seasoning; Bakery & Pastry; Natural & Organic Products; Beverages; Hospitality & Supplies; HORECA Equipment; serta Hospitality Technology & Operations.
Jurnalis: dedy/abri








