Jakarta, beritalima.com|- Sepak terjang para Duta Besar di negara sahabat juga banyak dipengaruhi oleh peran para Isteri diplomat ang mendampinginya saat berdinas.
Kisah isteri diplomat ini menjadi topik menarik dalam peluncuran buku Curhat Istri Diplomat karya Lona Hutapea Tanasale dan diskusi bertajuk “Memaknai Indonesia di Balik Layar Diplomasi”, di Toko Buku Gramedia Central Park, Jakarta, beberapa waktu lalu.
Perjuangan Diplomasi Indonesia ternyata tak semata-mata menjadi tanggung jawab para diplomat yang ada di Perwakilan RI di luar negeri (KBRI atau KJRI) yang bertugas mempromosikan bangsanya di negara-negara sahabat.
Ada banyak pihak lain yang turut terlibat dalam aktivitas diplomasi, sekalipun berada di balik layar yang tidak tampak di mata publik.
Buku Curhat Istri Diplomat mengajak pembaca menikmati pengalaman tinggal di berbagai negara sekaligus melihat sisi personal dan reflektif yang memberi perspektif utuh mengenai kehidupan keluarga diplomat.
Ada perpaduan antara pengalaman terlibat dalam dunia diplomasi, perjalanan menemukan makna dari perjumpaan dengan berbagai tempat dan kebudayaan, serta bagaimana tinggal di luar negeri justru memperkuat kecintaan terhadap Indonesia.
Diskusi yang dihadiri Wakil Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Luar Negeri, Nur Indah Sari Nasir, dibuka sambutan Ketua DWP Kemlu, Kristien Abdi, menekankan pentingnya kemampuan adaptasi pasangan diplomat dalam menavigasi kehidupan berpindah negara.
Direktur Diplomasi Publik Kemlu RI, Ani Nigeriawati, sebagai narasumber mengemukakan peran penting ‘spouse diplomacy’ dalam mendukung diplomasi Perwakilan RI.
Syifa Fahmi, penulis dan istri diplomat, membagikan pengalamannya memperkaya diskusi dengan moderator Lia Nathalia, jurnalis dan Ketua Komunitas Perempuan Berkebaya serta Melany Lintuuran, Presiden Indonesian Women Alliance (IWA).
Kegiatan ini berlangsung paralel virtual dengan acara “A Night to Celebrate Indonesia” di House of Explore Indonesia (HEXI), Los Angeles, Amerika Serikat diselenggarakan Indonesian Women Alliance, asosiasi perempuan yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial budaya untuk mempromosikan Indonesia serta menjalin hubungan persahabatan bilateral RI-AS.
Diskusi berlangsung interaktif antara Los Angeles dan Jakarta, dua kota dengan perbedaan waktu 14 jam yang memiliki kerja sama Sister City/Province sejak 1991. Penasaran dengan cerita lainnya dari para isteri diplomat? Silahkan baca bukunya yang sudah ada di toko Gramedia.
Jurnalis: rusman/abri








