Pemadaman Kebakaran di TPA Jatiwaringin Capai 100%, Operasi Udara dan Pendinginan Terus Dioptimalkan

  • Whatsapp
Pemadaman Kebakaran di TPA Jatiwaringin Capai 100%, Operasi Udara dan Pendinginan Terus Dioptimalkan (foto: bnpb)

Tangerang, beritalima.com| – Upaya keras dan kolaboratif tim gabungan penanganan darurat kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, menunjukkan hasil signifikan hingga Kamis (9/7) lahan utama seluas ±15 Hektare dilaporkan telah berhasil dipadamkan 100% dan saat ini berada dalam fase pendinginan (pembasahan) intensif.

​Meskipun area utama di dalam TPA telah terkendali, tim gabungan di lapangan masih mengantisipasi titik panas dan kepulan asap tipis yang terdeteksi di area pembuangan sampah luar kawasan TPA (dekat situ/danau). Sementara itu, kondisi sosial masyarakat sekitar dilaporkan  kondusif dengan jumlah pengungsi saat ini nihil, karena seluruh warga telah difasilitasi untuk kembali ke rumah.

​Percepatan penanganan ini didukung secara legalitas melalui Keputusan Bupati Kabupaten Tangerang Nomor 609 Tahun 2026 mengenai Status Tanggap Darurat Bencana Kebakaran TPA Jatiwaringin, serta Keputusan Nomor 613 Tahun 2026 tentang Satuan Tugas Penanganan Darurat.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang memberi dukungan operasi udara dan logistik dengan kerahkan empat unit Helikopter Water Bombing (WB). Dan, BNPB menyalurkan bantuan logistic, peralatan darat darurat berupa 500 liter Enviro Class A Foam (cairan racun api), 60 unit PT 5000, 25 roll selang (@30m), 3 unit pompa mini striker, 5 set sumbut, serta 50 unit Handy Talkie (HT) yang telah didistribusikan kepada tim di lapangan. Untuk warga dan petugas, diserahkan bantuan berupa 100 paket sembako, 100 lembar kaos BNPB, dan 150 pasang sepatu boot operasional.

​Di lini darat, kekuatan penuh dikerahkan melibatkan 50 unit armada Damkar Gabungan (Provinsi Banten, Kab. Tangerang, Kota Tangerang, Kota Tangsel, TNI AD, dan Swasta) serta 19 unit alat berat ekskavator yang berfungsi mengurai tumpukan sampah serta membuka akses jalan bagi petugas.

​Tim Manggala Agni berkekuatan 38 personel dibantu unsur TNI/POLRI melakukan pemadaman spesifik dengan teknik penyisiran menggunakan cairan kimia enviro class A serta membuka jalur pipa baru langsung dari sumber air. Keamanan dan sistem penerangan malam hari di lokasi dioptimalkan oleh Sat Brimob dan Sat Samapta Polres setempat. Kebutuhan dasar permakanan logistik darurat disokong melalui dapur umum pemda yang berdiri di UPTD TPA Jatiwaringin.

​Meski api di atas permukaan maupun di bawah tumpukan sampah TPA sudah nihil, tim gabungan masih perlu pasokan air melalui mobil tangki PDAM guna menjaga kesinambungan pembasahan sisa asap di luar kawasan. Adapun rencana Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) belum dapat dieksekusi dikarenakan faktor alam, yakni belum tersedianya pertumbuhan awan potensial di atas area TPA. total.

Jurnalis: dedy/abri

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait