Pemilahan Sampah Baru 61 Kabupaten/Kota Sedangkan Yang Lain Belum Terkoneksi ke PSEL

  • Whatsapp

Jakarta | beritalima.com – Pertemuan Menteri Lingkungan Hidup / Kepala Badan Pengendalian Lingkungan (BPLH) Moch. Jumhur Hidayat di sela sela rangkaian kegiatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 beserta pameran INVIROTECH. Menyempatkan diri bertemu dengan teman teman wartawan yang fokus terhadap lingkungan. Tepatnya di Bakso Lapangan Tembak Senayan – Panahan, pada Jum’at sore (12/6/2026). Menariknya baru 61 dari 514 Kabupaten/Kota yang terkoneksi dengan Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Jumhur Hidayat dalam ungkapannya setelah mendapat pertanyaan dari temen wartawan, ia menyatakan bahwa sekarang ini yang dibicarakan dimana pembangunan melalui perlindungan lingkungan yang menciptakan penghijauan dan keterlibatan penulisan.

“Kasih solusi dong supaya bisa berjalan, yang terpenting tidak kelompok mania dan mempertimbangkan trade off trade off,” terang Menteri LH yang didampingi Sestama dan Karo Humas.

Lebih lanjut mengenai optimalisaia pengelolaan sampah, diolah menjadi sumber daya listrik atau PSEL akan ada di 34 aglomerasi. Namun setelah konfirmasi ke Kemdagri baru 61 Kabupaten/Kita yang terkoneksi dengan PSEL sedangkan di Indonesia ada jumlah Kabupaten/Kota berjumlah 514 Kabupaten Kota.

“Berarti masih banyak yang belum terkoneksi dengan pengelolaan sampah untuk menjadi energi listrik, diperkirakan 32 tahun lagi bisa teratasi,” tandas Jumhur Hidayat kepada teman media.

Jumlah sampah mencapai 140 ribu ton per harinya terkumpul di Indonesia per harinya, Tiap Kabupaten Kabupaten Kota 1000 ton per hari, sedangkan di Jakarta mencapai 99 ribu ton per harinya. Pemerintah mendorong pemasangan hotspot hotspot di beberapa daerah yang mempunya masalah seperti Jakarta, Bali, dan Bandung.

“Berbagai teknologi yang bisa mengarah kepada itu, memilah sampah itu sekarang udah banyak dan tergantung cara mengolahnya dengan hasil emisinya seperti apa,” tuturnya.

Sedangkan daerah yang masih menghasilkan sampahnya 20 ton hingga 300 ton, ditegaskan Menteri LH masih mengeksplor sambil berjalan melihat sampah masih ada di jalan.

Jurnalis: dedy

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com

Pos terkait