TULUNGAGUNG, beritalima.com- Pemerintah Kabupaten Tulungagung mengapresiasi sinergi TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam pembangunan infrastruktur melalui kegiatan Karya Bhakti TNI. Apresiasi tersebut disampaikan dalam acara peresmian Jalan Rabat Beton di Desa Manding, Kecamatan Pucanglaban.
Peresmian jalan tersebut dihadiri Komandan Distrik Militer (Dandim) 0807/Tulungagung beserta jajaran, Komandan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yon TP) 886 Panjalu Jayati beserta jajaran, Sekdakab Tulungagung beserta Ibu, Ketua TP PKK Kabupaten Tulungagung, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXI Kodim 0807/Tulungagung beserta ketua ranting, kepala perangkat daerah, satuan tugas Karya Bhakti TNI, Forkopimcam Pucanglaban, kepala desa se-Kecamatan Pucanglaban, jajaran Pemerintah Desa Manding, tokoh masyarakat serta tamu undangan.
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, mengatakan, Kabupaten Tulungagung memiliki wilayah yang luas dengan kondisi geografis serta kebutuhan infrastruktur yang beragam. Karena itu, pembangunan dan peningkatan kualitas jalan menjadi salah satu perhatian penting pemerintah daerah.
Menurutnya, pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam membangun infrastruktur dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dibutuhkan dukungan serta kolaborasi dari berbagai unsur, mulai dari pemerintah desa, masyarakat, dunia usaha, TNI hingga Polri.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tulungagung dan seluruh masyarakat Tulungagung, saya menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kodim 0807/Tulungagung beserta seluruh jajaran TNI, termasuk Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yon TP) 886 Panjalu Jayati, atas dukungan dan kontribusinya dalam pembangunan Jalan Rabat Beton melalui kegiatan Karya Bhakti di Desa Manding, ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan jajaran Kodim 0807/Tulungagung menjadi wujud nyata sinergi dalam membantu pemerintah daerah menghadirkan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.
Terlebih, pembangunan jalan rabat beton di Desa Manding yang semula ditargetkan selesai dalam waktu 30 hari ternyata dapat dituntaskan lebih cepat, yakni hanya dalam 24 hari.
“Hal ini menunjukkan semangat dan sinergi yang luar biasa antara TNI, masyarakat dan pemerintah daerah dalam membantu mengatasi berbagai kesulitan masyarakat, khususnya di bidang infrastruktur dan konektivitas wilayah,” jelasnya.
Disampaikannya, keberadaan jalan rabat beton tersebut tidak hanya berfungsi sebagai penghubung antarwilayah. Infrastruktur itu juga diharapkan mampu meningkatkan akses transportasi masyarakat desa, mendukung aktivitas perekonomian, memperlancar distribusi logistik, termasuk akses menuju Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yon TP) 886 Panjalu Jayati.
Pembangunan yang mendapat dukungan TNI tersebut, lanjutnya, juga sejalan dengan tujuan pembangunan Kabupaten Tulungagung dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera, maju dan berakhlak mulia sepanjang masa.
“Pemerintah Kabupaten Tulungagung terus berupaya meningkatkan infrastruktur secara bertahap dan berkelanjutan. Pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Tulungagung juga bekerja sama dengan TNI melalui kegiatan TMMD ke-130 di Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat,” katanya.
Plt. Bupati juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat jalan yang telah dibangun. Infrastruktur yang dibangun melalui dukungan TNI tersebut, merupakan fasilitas yang harus dijaga dan dimanfaatkan secara bertanggung jawab oleh seluruh masyarakat.
“Mari kita gunakan dengan sebaik-baiknya, tidak melebihi kapasitas yang telah ditentukan, serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Dengan demikian, jalan ini dapat memberikan manfaat bukan hanya bagi masyarakat saat ini, tetapi juga bagi generasi yang akan datang,” pesannya.
Di akhir sambutannya, Ahmad Baharudin kembali menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya Kodim 0807/Tulungagung beserta jajaran TNI, atas dukungan dan pengabdiannya dalam pembangunan di wilayah Kabupaten Tulungagung.
“Semoga Jalan Rabat Beton ini memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, memperkuat konektivitas wilayah, mendukung ketahanan pangan, serta menjadi bagian dari upaya mewujudkan Tulungagung yang semakin maju dan sejahtera,” pungkasnya. (Dst).








