Penyu Raksasa Terdampar Tak Bernyawa di Pantai Grajagan, Diduga Sakit Diterjang Gelombang Laut Selatan

  • Whatsapp
Foto: Seekor penyu berukuran besar ditemukan dalam kondisi mati terdampar di bibir Pantai Grajagan. (Doc, Istimewa)

BANYUWANGI,Beritalima.com – Seekor penyu berukuran besar ditemukan dalam kondisi mati terdampar di bibir Pantai Grajagan, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, Selasa (28/7/2026). Kemunculan satwa laut yang dilindungi itu sontak mengundang perhatian warga yang berada di sekitar lokasi.

Menurut keterangan Yono, warga Grajagan, penyu tersebut pertama kali terlihat setelah dihempaskan ombak hingga ke tepi pantai. Mengetahui adanya penyu yang terkapar, sejumlah warga langsung berdatangan untuk melihat kondisinya.

Bacaan Lainnya

“Sudah mati saat ditemukan. Kami tidak tahu penyebab pastinya. Yang saya lihat di tubuh penyu itu banyak parasit. Mungkin karena sakit atau memang sudah tua,” ujar Yono.

Melihat kondisi penyu yang sudah tidak bernyawa, warga kemudian berinisiatif menguburkannya di sekitar lokasi pantai agar bangkainya tidak menimbulkan bau menyengat maupun mencemari lingkungan pesisir.

Yono memperkirakan ukuran penyu tersebut cukup besar, hampir sebesar ban mobil, dengan berat sekitar 50 kilogram. Ukuran itu membuat proses evakuasi hingga penguburan dilakukan secara gotong royong oleh beberapa warga.

Hingga kini belum diketahui secara pasti penyebab kematian penyu tersebut. Dugaan sementara mengarah pada faktor usia, penyakit, atau kondisi alam yang menyebabkan satwa laut itu tidak mampu bertahan sebelum akhirnya terdampar di pantai.

Foto: Seekor penyu berukuran cukup besar terdampar mati dipantai Gerajagan.

Peristiwa ini terjadi di tengah kondisi gelombang Laut Selatan yang dalam beberapa hari terakhir cukup besar. BMKG juga mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat mewaspadai potensi gelombang tinggi di perairan selatan Jawa, termasuk wilayah perairan Banyuwangi.

Pantai Grajagan sendiri dikenal sebagai kawasan yang langsung berhadapan dengan Samudra Hindia. Saat musim angin timur, ombak di kawasan tersebut kerap membesar sehingga berpotensi menyeret maupun menghempaskan berbagai biota laut ke pesisir.

Temuan penyu mati ini menjadi pengingat pentingnya menjaga kelestarian ekosistem laut. Penyu merupakan satwa yang dilindungi dan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem perairan.

Warga berharap instansi terkait dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut apabila ditemukan kembali satwa laut yang terdampar, sehingga penyebab kematiannya dapat diketahui secara pasti sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam upaya perlindungan satwa laut di kawasan pesisir selatan Banyuwangi. (Rony//B5)

beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait