Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Tulungagung, Dibuka Oleh Plt Bupati

  • Whatsapp

TULUNGAGUNG, beritalima.com- Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, secara resmi membuka acara Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, dengan semangat kolaborasi dan aksi nyata yang digelar di Kelurahan Kepatihan RT 003 RW 009, Kecamatan Tulungagung, Jumat (5/6/2026).

Pemkab Tulungagung bersama berbagai pihak terkait serta elemen masyarakat mendeklarasikan Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber sebagai langkah konkret menghadapi tantangan perubahan iklim dan persoalan lingkungan yang semakin kompleks.

Kegiatan ini, menjadi momentum penegasan komitmen bersama untuk membangun budaya pengelolaan sampah yang dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga dan masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekdakab Tulungagung Tri Hariadi, Deputi Penanggung Jawab Pengelolaan Limbah B3 Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, jajaran Forkopimda Tulungagung, Kepala UPT Bapenda Provinsi Jawa Timur, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup beserta jajaran, Kepala perangkat daerah, Camat se-Kabupaten Tulungagung.

Ada lagi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur di Tulungagung, Lurah Kepatihan Rio Hendrawan Nusantara, Forum Komunitas Hijau Kabupaten Tulungagung, BAZNAS Tulungagung, organisasi masyarakat, organisasi kepemudaan, perwakilan Sekolah Adiwiyata.

Dalam sambutannya, Ahmad Baharudin, mengatakan, Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap 5 Juni bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Peringatan yang ditetapkan PBB sejak tahun 1972 itu merupakan panggilan global untuk menghadapi berbagai ancaman terhadap keberlangsungan bumi, mulai dari perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, hingga polusi yang semakin mengkhawatirkan.

Ketiga persoalan tersebut, merupakan krisis yang saling berkaitan dan membutuhkan langkah percepatan melalui kerja bersama, inovasi, serta aksi nyata yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

“Tantangan lingkungan yang kita hadapi saat ini tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan demi generasi mendatang,” katanya.

Diterangkannya, tema global Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, yaitu “Inspired by Nature For Climate, For Our Future” yang diperkuat melalui kampanye #NowForClimate, mengajak seluruh negara untuk mengedepankan solusi berbasis alam (Nature-Based Solutions), memperluas partisipasi publik, serta mendorong pemanfaatan teknologi hijau dalam menghadapi dampak perubahan iklim.

Sementara itu, Pemerintah Indonesia mengusung tema nasional “Saatnya Bekerja untuk Iklim”. Tema tersebut, tidak hanya berorientasi pada peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, tetapi juga menuntut perubahan perilaku yang diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai implementasinya, pemerintah menginternalisasi nilai-nilai pelestarian lingkungan melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Melalui gerakan tersebut, kesadaran ekologis diharapkan tidak berhenti sebagai wacana, tetapi menjadi budaya hidup yang melekat dalam setiap aktivitas masyarakat.

“Perubahan besar selalu dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten. Dari keluarga, lingkungan RT, RW hingga komunitas lokal, semua memiliki peran penting dalam menjaga bumi,” terangnya.

Lanjutnya, pengelolaan sampah dari sumber merupakan salah satu bentuk aksi iklim yang paling dekat dengan kehidupan masyarakat. Dengan memilah dan mengolah sampah sejak dari rumah tangga, volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan dapat ditekan, emisi gas rumah kaca berkurang, dan kualitas lingkungan dapat terus ditingkatkan.

“Melalui deklarasi ini, Pemkab berharap terbangun kesadaran kolektif untuk memperkuat pengendalian perubahan iklim melalui kolaborasi lintas sektor, partisipasi masyarakat, serta penerapan berbagai solusi hijau yang berkelanjutan,” Tutupnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tulungagung, Anang Pratistianto, ST., M.Si., melaporkan bahwa kegiatan tersebut bertujuan membangun komitmen bersama antara pemerintah, masyarakat, dunia pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dan berbagai pihak lainnya dalam membiasakan pemilahan sampah sejak dari sumbernya.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian penting dalam upaya mengurangi timbulan sampah, menjaga kualitas lingkungan hidup, serta menciptakan ekosistem pembangunan yang berkelanjutan.

“Gerakan ini tidak hanya berbicara soal kebersihan lingkungan, tetapi juga tentang perubahan pola pikir masyarakat terhadap pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab,” ungkapnya.

Dijelaskannya, dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilaksanakan Deklarasi Gerakan Ayo Pilah Sampah, peluncuran Surat Instruksi Bupati Tulungagung kepada seluruh instansi, lembaga, dan masyarakat untuk melaksanakan gerakan pilah sampah dari sumber, serta penandatanganan kesepakatan bersama dengan sejumlah instansi dan lembaga terkait pengelolaan sampah.

Sekitar 300 peserta mengikuti kegiatan ini yang berasal dari unsur Forkopimda, perangkat daerah, instansi vertikal, organisasi masyarakat, organisasi pemuda, komunitas pegiat lingkungan, hingga sekolah-sekolah di Kabupaten Tulungagung.

Tidak hanya berfokus pada isu lingkungan, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 juga menghadirkan kepedulian sosial melalui penyerahan santunan kepada 10 anak yatim, bantuan tong sampah kepada 10 penerima, bantuan modal usaha bagi Fatayat NU, serta bantuan modal pengembangan bank sampah dari BAZNAS Kabupaten Tulungagung.

“Melalui deklarasi tersebut, Tulungagung menunjukkan bahwa upaya menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Dari kebiasaan sederhana memilah sampah di rumah, lahir kontribusi nyata bagi pengurangan emisi, pengendalian perubahan iklim, dan terciptanya masa depan yang lebih bersih, sehat, serta berkelanjutan bagi generasi yang akan datang,” pungkasnya. (Dst/editor Dibyo).

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com

Pos terkait