SURABAYA, beritalima.com | Memaknai Hari Pelanggan Nasional yang diperingati setiap 4 September, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) memperkuat hubungan dan sinergi dengan para stakeholder terkhusus di sektor industri manufaktur melalui kegiatan kunjungan ke PT Maspion 1 Sidoarjo dan B&D Factory milik PT Bambang Djaja di Surabaya, Senin (7/9/2026).
Dalam kunjungan ke PT Maspion 1, General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, bersama jajaran manajemen berkesempatan berdialog secara langsung dengan pihak manajemen Maspion untuk memastikan kebutuhan pelanggan industri, khususnya dari sisi kelistrikan, telah terpenuhi dengan baik.
PT Maspion merupakan salah satu entitas industri yang bergerak di bidang manufaktur, antara lain memproduksi peralatan rumah tangga, perkakas, produk logam dan perabot, hingga berbagai produk elektronik. Sebagai pelanggan industri dengan kebutuhan listrik untuk keberlangsungan operasional, PLN berupaya memastikan kualitas layanan dan keandalan pasokan listrik dapat mendukung produktivitas pelanggan.
“Hari Pelanggan Nasional menjadi momentum bagi kami untuk hadir lebih dekat dengan pelanggan, mendengarkan kebutuhan dan masukan mereka secara langsung, serta memastikan layanan kelistrikan yang kami berikan mampu mendukung keberlangsungan operasional pelanggan,” ujar Ika.
“Bagi PLN, pelanggan bukan hanya penerima layanan, tetapi mitra strategis dalam bersama-sama mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan nasional,” lanjutnya.
Sementara kunjungan ke B&D Factory memiliki tujuan yang lebih luas, yakni sebagai bagian dari program upskilling dan peningkatan product knowledge bagi insan PLN UIT JBM. Di sini jajaran manajemen dan pegawai PLN mendapat pemahaman lebih mendalam mengenai proses produksi, karakteristik, teknologi, hingga penerapan berbagai produk kelistrikan yang selama ini digunakan untuk mendukung kinerja PLN UIT JBM dalam menjaga keandalan sistem transmisi.
Menurut Ika, peningkatan kompetensi pegawai menjadi bagian penting dalam menjaga keandalan infrastruktur ketenagalistrikan. Pemahaman yang baik terhadap peralatan yang digunakan dalam sistem transmisi akan memperkuat kemampuan insan PLN dalam melakukan pengelolaan, pemeliharaan, serta mitigasi terhadap potensi gangguan.
“Kunjungan ke B&D Factory memberikan perspektif dan product knowledge yang sangat berharga bagi insan PLN. Dengan memahami produk secara lebih komprehensif, mulai dari desain, proses manufaktur hingga implementasinya di lapangan, kami berharap kompetensi pegawai semakin kuat sehingga dapat mendukung pengambilan keputusan dan pelaksanaan pekerjaan secara lebih efektif,” kata Ika.
“Pada akhirnya, hal ini bermuara pada satu tujuan, yaitu menjaga keandalan sistem transmisi dan memberikan pelayanan ketenagalistrikan terbaik kepada pelanggan,” tambahnya.
Momentum Hari Pelanggan Nasional tahun ini pun menjadi semakin bermakna karena tidak hanya diisi dengan kegiatan untuk mempererat hubungan PLN dengan pelanggan dan stakeholder, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang pembelajaran bagi insan PLN.
Melalui interaksi langsung dengan pelanggan, PLN dapat memahami kebutuhan dan ekspektasi stakeholder dengan lebih baik, sementara melalui kunjungan ke fasilitas manufaktur, pegawai memperoleh wawasan teknis yang dapat memperkaya kompetensi mereka.
PLN UIT JBM meyakini pelayanan terbaik lahir dari kolaborasi yang kuat dan insan PLN yang kompeten. Dengan semakin eratnya sinergi bersama stakeholder serta peningkatan kapasitas dan kompetensi pegawai, PLN UIT JBM optimistis dapat terus menjaga keandalan sistem transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali sekaligus menghadirkan layanan ketenagalistrikan yang andal, berkualitas, dan mampu memberikan nilai tambah bagi pelanggan serta mendukung pertumbuhan industri nasional. (Gan)
Teks Foto: PLN UIT JBM saat kunjungan di B&D Factory di Surabaya, Senin (7/9/2026), dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026.








