Persiapan Musda III SPS Aceh Dimatangkan, OC dan SC Resmi Dibentuk

  • Whatsapp

Aceh. Beritalima.com ( Persiapan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) III Serikat Perusahaan Pers (SPS) Provinsi Aceh mulai dimatangkan. Para pimpinan perusahaan pers anggota SPS Aceh menggelar rapat koordinasi yang berlangsung di salah satu kafe di kawasan Gampong Doy, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh, Rabu (1/7/2026).

Rapat tersebut dipimpin Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua SPS Provinsi Aceh, Muktarrudin Usman. Agenda utama pertemuan adalah membentuk Organizing Committee (OC) dan Steering Committee (SC) sebagai perangkat kepanitiaan yang akan bertanggung jawab menyukseskan pelaksanaan Musda III SPS Aceh.

Selain pembentukan kepanitiaan, rapat juga membahas berbagai tahapan persiapan Musda, mulai dari administrasi, penyusunan jadwal kegiatan hingga mekanisme pelaksanaan sidang. Seluruh peserta sepakat bahwa persiapan yang matang menjadi kunci sukses penyelenggaraan forum tertinggi organisasi tersebut.

Mengawali rapat, Muktarrudin Usman mengajak seluruh peserta memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT atas terselenggaranya pertemuan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pimpinan perusahaan pers anggota SPS Aceh yang hadir sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat organisasi.

“Alhamdulillah, atas izin Allah SWT kita dapat berkumpul dalam rapat persiapan Musda III SPS Aceh. Terima kasih kepada seluruh rekan-rekan yang telah hadir. Kebersamaan ini menjadi modal penting untuk menyukseskan Musda sebagai forum tertinggi organisasi di tingkat daerah,” ujar Muktarrudin.

Dalam rapat tersebut disepakati susunan Organizing Committee (OC), yakni Dahlan ZA sebagai Ketua, Sadli, S.Pd. sebagai Sekretaris, dan Nazarullah, S.E. sebagai Bendahara. Sementara posisi Steering Committee (SC) dipercayakan kepada Muhammad Saleh, S.E., S.H., M.M., selaku pemilik Grup Media Modus Aceh.

Muktarrudin berharap panitia yang telah terbentuk dapat segera bekerja secara profesional dengan tetap menjaga kekompakan, mengedepankan musyawarah, serta memastikan seluruh tahapan Musda berjalan tertib, transparan, demokratis, dan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.

Menurutnya, Musda bukan hanya agenda pemilihan ketua dan kepengurusan baru, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persatuan anggota serta menyusun arah kebijakan organisasi dalam menghadapi tantangan industri pers yang terus berkembang.

“Musda merupakan kesempatan untuk memperkuat peran SPS Aceh dalam mendukung kemajuan perusahaan pers di daerah.

Karena itu saya mengajak seluruh anggota bersama-sama menyukseskan Musda III SPS Aceh demi masa depan organisasi yang lebih baik,” katanya.
Ia menambahkan, SPS Aceh memiliki peran strategis sebagai wadah berhimpunnya perusahaan pers di Aceh.

Melalui organisasi ini diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin kuat, peningkatan profesionalisme, serta lahir berbagai program yang mampu mendorong kemajuan perusahaan pers di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.

Musyawarah Daerah merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi SPS di tingkat provinsi. Selain memilih ketua dan kepengurusan baru, Musda juga menjadi wadah penyusunan program kerja organisasi guna menjawab tantangan industri media sekaligus memperkuat eksistensi perusahaan pers yang profesional, independen, dan bertanggung jawab.

Serikat Perusahaan Pers (SPS) merupakan organisasi perusahaan pers tertua di Indonesia yang berdiri pada 8 Juni 1946 di Surakarta, Jawa Tengah. Selama lebih dari delapan dekade, SPS terus berperan sebagai wadah perusahaan pers nasional dalam memperjuangkan kemerdekaan pers, meningkatkan profesionalisme pengelolaan media, memperkuat keberlanjutan industri pers, serta membangun ekosistem pers yang sehat.

Di Aceh, SPS juga menjadi mitra strategis berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong tumbuhnya perusahaan pers yang berkualitas dan adaptif terhadap perkembangan zaman.(**)

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com

Pos terkait