Sekayu, BeritaLima.Com
Suasana haru bercampur riang menyelimuti Lapangan Stable Berkuda, Sekayu, pada Senin malam (28/9/2026). Ribuan warga Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) tumpah ruah menghadiri Malam Puncak Hiburan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 Kabupaten Muba. Acara ini menjadi puncak dari rangkaian perayaan yang mengusung tema *“Bangkit Bersama, Maju Melayani, Sejahtera untuk Semuanya.”*
Kehadiran ratu dangdut Indonesia, Elvy Sukaesih, berhasil mengubah lapangan menjadi lautan manusia yang bernyanyi bersama. Penyanyi legendaris tersebut membawakan lagu-lagu hitsnya, termasuk *”Siapa Sih Kamu”*, *”Bercanda”*, dan *”Gula-Gula”*. Interaksi hangat antara Elvy dan penonton menciptakan atmosfer pesta rakyat yang inklusif dan penuh keakraban, sesuai dengan semangat peringatan hari jadi daerah tahun ini.
Pemotongan Tumpeng dan Pesan Persatuan*
Momen simbolis ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Muba, H.M. Toha Tohet, S.H., yang didampingi oleh Wakil Bupati Kyai H. Abdur Rohman Husen, Sekretaris Daerah Drs. H. Syafaruddin, M.Si., serta jajaran Forkopimda dan anggota DPRD Muba.
Dalam sambutannya, Bupati Toha menekankan pentingnya menjaga kekompakan sebagai modal utama kemajuan daerah.
“Selamat Hari Jadi Kabupaten Musi Banyuasin ke-70. Mari kita nikmati malam ini dengan tertib, aman, damai, dan penuh kebersamaan. Tunjukkan bahwa masyarakat Muba adalah masyarakat yang ramah, santun, dan menjunjung tinggi persatuan,” ujar Bupati Toha.
Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari panitia, aparat keamanan (Polres dan Kodim 0401/Muba), Satpol PP, Dinas Perhubungan, BUMD, hingga para sponsor atas dukungan mereka menyukseskan acara ini.
Dampak Ekonomi dan Partisipasi Masyarakat.
Kabag Tapem Setda Muba, Firdaus, menjelaskan bahwa perayaan HUT ke-70 Muba tidak hanya berfokus pada hiburan semata, tetapi juga memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat. Sejak 12 September 2026, Pemkab Muba telah menghadirkan pasar malam modern yang menjadi wadah bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memasarkan produk mereka.
“Kehadiran pasar malam diharapkan dapat menggerakkan aktivitas ekonomi sekaligus memberikan ruang bagi UMKM. Ini adalah upaya kami menghadirkan perayaan yang meriah namun tetap bermanfaat bagi kesejahteraan warga,” jelas Firdaus.
Selain pasar malam, kemeriahan HUT Muba juga diisi dengan berbagai lomba tradisional yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat, seperti lomba *song*, *gaplek*, perahu ketek, domino, serta lomba mewarnai untuk anak-anak TK.
Kolaborasi Tanpa Membebani Anggaran Negara
Salah satu poin penting dalam penyelenggaraan malam puncak ini adalah mekanisme pendanaan. Firdaus menegaskan bahwa penampilan Elvy Sukaesih terlaksana sepenuhnya melalui kolaborasi, dukungan, dan partisipasi berbagai pihak swasta serta sponsor, tanpa menggunakan anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Muba.
“Alhamdulillah, hiburan malam ini dapat terlaksana berkat gotong royong berbagai pihak. Kami berharap seluruh rangkaian HUT ke-70 Kabupaten Muba dapat menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan kebahagiaan bersama,” pungkas Firdaus.
Dengan berakhirnya malam puncak ini, diharapkan semangat “Bangkit Bersama” terus bergema dalam setiap langkah pembangunan di Kabupaten Musi Banyuasin ke depan. ( Nn)






