Jakarta, beritalima.com| –Â Fase pertama Piala Dunia 2026 resmi berakhir. Sebanyak 32 negara memastikan tiket ke babak gugur (28/6), sementara puluhan tim lain harus mengakhiri perjalanan lebih cepat. Seleksi awal telah selesai, tetapi kompetisi sesungguhnya baru akan dimulai ketika setiap kesalahan bisa langsung berujung tersingkir.
Berbeda dengan fase grup yang masih memberi ruang untuk memperbaiki hasil, babak 32 besar menghadirkan format hidup-mati. Tidak ada lagi hitung-hitungan selisih gol maupun peluang lolos lewat klasemen. Satu pertandingan buruk cukup untuk mengubur mimpi mengangkat trofi.
Negara-negara yang lolos ke babak 32 besar terdiri atas Meksiko, Kosta Rika, Belanda, Senegal, Brasil, Swiss, Jerman, Paraguay, Portugal, Pantai Gading, Argentina, Denmark, Maroko, Austria, Kolombia, Aljazair, Amerika Serikat, Ghana, Ekuador, Uruguay, Inggris, Nigeria, Prancis, Ukraina, Belgia, Kroasia, Korea Selatan, Jepang, Kanada, Afrika Selatan, Selandia Baru, dan Norwegia.
Empat pertandingan pembuka babak 32 besar langsung menyajikan gambaran kerasnya fase gugur, yakni Afrika Selatan vs Kanada (29 Juni/02.00 WIB) dan Brasil vs Jepang (00.00 WIB), Jerman vs Paraguay (03.30 WIB), Belanda vs Maroko (08.00 WIB) pada 30 Juni.
Di sisi lain, tim-tim yang berstatus nonunggulan kembali menunjukkan, status di atas kertas tidak selalu menentukan hasil. Organisasi pertahanan yang disiplin, transisi cepat, serta efektivitas memanfaatkan peluang menjadi senjata utama untuk mengimbangi negara-negara yang lebih diunggulkan.
Fase gugur juga menjadi panggung bagi para pemain bintang. Mereka dituntut menjadi pembeda ketika pertandingan berjalan buntu. Namun sejarah Piala Dunia berulang kali membuktikan bahwa turnamen ini lebih sering dimenangkan oleh tim yang solid dibanding sekadar mengandalkan individu.
Jurnalis: rendy/abri








