Banyuwangi, beritalima.com | Upaya mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu bersaing di era digital terus dilakukan. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi bertema “Membangun UMKM dan Koperasi Modern melalui Inovasi dan Digitalisasi” yang digelar di Cafe Hedon, Banyuwangi, oleh Anggota DPRD Jawa Timur Fraksi Golkar, Pranaya Yudha Mahardika, S.P., M.I.B.
Kegiatan tersebut dihadiri kader Partai Golkar, pelaku UMKM, serta masyarakat yang antusias mengikuti pemaparan mengenai pentingnya inovasi dan pemanfaatan teknologi digital dalam pengembangan usaha.
Dalam sambutannya, Anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi Fraksi Golkar, Makrifatul Kamila, S.H., menegaskan bahwa koperasi memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM.
Menurutnya, keberadaan koperasi dapat menjadi solusi dalam aspek permodalan usaha. Namun, masih banyak pelaku UMKM yang menghadapi kendala dalam mengembangkan usaha akibat keterbatasan pengetahuan mengenai inovasi dan digitalisasi.
“Koperasi merupakan elemen penting bagi masyarakat, terutama bagi pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha, khususnya terkait akses permodalan. Namun, masih banyak pelaku usaha yang menghadapi tantangan dalam berinovasi dan memanfaatkan teknologi digital karena keterbatasan pengetahuan,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan sosialisasi tersebut dapat memberikan wawasan baru bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan daya saing usahanya di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.
“Kehadiran Bapak Pranaya Yudha Mahardika hari ini diharapkan dapat memberikan edukasi dan motivasi kepada para pelaku UMKM agar mampu berinovasi dalam mengembangkan usahanya. Semoga kegiatan ini membawa dampak positif bagi kemajuan UMKM di Kabupaten Banyuwangi,” katanya.
Sementara itu, Pranaya Yudha Mahardika dalam sambutannya mengajak para pelaku UMKM untuk tetap optimistis meski menghadapi tantangan ekonomi global yang belum sepenuhnya stabil.
“Di tengah kondisi perekonomian global yang masih penuh tantangan, saya berpesan kepada para pelaku UMKM agar tidak mudah menyerah dan tetap semangat dalam menjalankan usaha,” ujarnya.
Menurut Yudha, transformasi digital merupakan kebutuhan yang tidak dapat dihindari. Oleh karena itu, pelaku UMKM dan koperasi perlu beradaptasi dengan perkembangan teknologi untuk meningkatkan daya saing dan memperluas pasar.
“Kita tidak bisa memungkiri bahwa saat ini adalah era digitalisasi. Media elektronik dan media sosial memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan dunia usaha. Karena itu, kami ingin mendorong pelaku UMKM dan koperasi untuk terus berinovasi serta memanfaatkan teknologi digital dalam mengembangkan usahanya,” jelasnya.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan pelaku UMKM di Banyuwangi semakin siap menghadapi tantangan ekonomi sekaligus mampu memanfaatkan peluang yang hadir melalui perkembangan teknologi digital. (CH)








