Presiden Prabowo: Banyak Orang Berhasil dari Keluarga Miskin

  • Whatsapp
Presiden peluk salah satu siswa SRMP 17 Tabanan dan mengatakan banyak orang berhasil dari keluarga miskin (foto: setneg)

Tabanan, beritalima.com| – Kepada salah satu siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 di Tabanan, Bali, Presiden Prabowo Subianto memberikan semangat sekaligus motivasi tentang kenyataan banyak orang/pemimpin berhasil berasal dari keluarga miskin.

“Banyak orang yang berhasil datang dari keluarga yang sangat miskin, banyak sekali. Tapi anaknya tidak mau menyerah, anaknya tidak mau putus asa, anaknya selalu gembira. Di tengah kesulitan, cari yang baik. Pasti akan ada kebaikan yang datang, kita percaya itu,” ucap Presiden di Tabanan (7/6).

Presiden menyemangati Bagus, salah satu siswa SRMP 17 Tabanan, setelah mendengar kisah perjalanannya sebagai anak dari seorang penatu yang telah ditinggal ayahnya sejak kecil, tinggal bersama ibunya dan mengaku pernah mengalami masa sulit akibat sering menjadi korban ejekan teman-temannya saat duduk di bangku sekolah dasar.

“Saya dulu anak yang pendiam dan tidak terlalu suka berkumpul dengan teman-teman. Dulu saya pernah hampir putus asa dan tidak masuk sekolah selama beberapa hari, tapi ibu saya memberikan saya dukungan sampai saya memiliki kembali semangat saya untuk belajar,” kisah Bagus.

Bagus menuturkan, sejak bergabung di Sekolah Rakyat, dirinya belajar untuk lebih disiplin, mandiri, dan berani membangun hubungan dengan lingkungan baru. Bahkan kini ia dipercaya menjadi duta anti bullying di sekolahnya.

Usai menceritakan pengalaman hidupnya, Presiden menghampiri dan memeluknya dihadapan ibunya yang tak kuasa menahan air matanya. Beberapa siswa juga mengkisahkan beberapa kesulitan hidupnya, sehingga membuat para peserta acara ikut sedih dan menangis.

“Jangankan kamu, saya sering diejek, sampai sekarang Presiden pun sering diejek, gak apa-apa. Yang penting hatimu teguh. Hati kita baik. Kalau kita diejek, kita balas dengan sopan santun,” ucap Presiden.

Kepala Negara menegaskan, berbagai tantangan hidup tak boleh menjadi alasan untuk putus asa. Sebaliknya, setiap kesulitan harus dihadapi dengan keteguhan hati, keberanian dan sikap positif. “Semakin dihina, semakin kau teguh, semakin berani, semakin sopan. Dihina sopan, jangan kecil hati,” lanjut Presiden, didampingi Menteri Sosial Saefullah Yusuf.

Jurnalis: abri/dedy/setneg

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com

Pos terkait