Jakarta, beritalima.com| – Presiden Prabowo Subianto tiba di tanah air pada Jumat (4/9) dini hari setelah merampungkan kunjungan ke Vladivostok, Rusia, memenuhi undangan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin sebagai tamu kehormatan utama pada Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Far Eastern Federal University (FEFU), Vladivostok.
Selama berada di Vladivostok, Presiden Prabowo menjalani sejumlah agenda penting, termasuk pertemuan bilateral dengan Presiden Vladimir Putin. Dalam pertemuan tersebut, Presiden Putin menyebut Indonesia merupakan mitra kunci bagi Rusia di kawasan Asia Pasifik.
Selain itu, Presiden Prabowo juga menyampaikan pidato pada EEF ke-11 sebagai tamu kehormatan utama. Dalam forum yang mempertemukan para pemimpin pemerintahan, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan ekonomi tersebut, Presiden menyampaikan pandangan Indonesia mengenai peluang kerja sama dengan Rusia dan kawasan Eurasia.
Salah satu pesan utama Presiden Prabowo adalah pentingnya melihat kawasan Pasifik bukan sebagai pemisah geografis, melainkan sebagai ruang strategis untuk memperkuat konektivitas dan membuka peluang ekonomi baru bagi Indonesia dan Rusia.
“Samudra Pasifik tidak memisahkan kita. Samudra Pasifik menghubungkan kita. Ia bukanlah tembok di antara kita. Ia harus menjadi jalan raya antara dua perekonomian kita,” ujar Presiden Prabowo.
Kunjungan Presiden Prabowo ke Vladivostok sekaligus menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat hubungan dengan Rusia sebagai mitra strategis, terutama dalam kerja sama ekonomi, perdagangan, investasi, dan konektivitas. Setelah menuntaskan seluruh rangkaian agenda tersebut, Presiden Prabowo bersama rombongan langsung kembali ke Indonesia.
Jurnalis: abri/andaka, sumber: setneg








