Vladivostok, beritalima.com|- Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin menyebut Indonesia sebagai mitra kunci Rusia di kawasan Asia Pasifik. Hal tersebut disampaikan Putin saat bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Vladivostok, Rusia (3/9).
“Indonesia merupakan mitra yang paling kunci bagi Rusia di kawasan Asia Pasifik. Kita terkait dengan hubungan persahabatan selama bertahun-tahun,” ujar Putin.
Putin menilai hubungan Indonesia dan Rusia memiliki fondasi persahabatan kuat dan terus berkembang, termasuk dalam bidang perdagangan. Ia menyampaikan bahwa volume perdagangan kedua negara meningkat 12 persen pada tahun lalu.
Menurutnya, kerja sama bilateral Indonesia dan Rusia terus dikembangkan melalui Komisi Bersama Rusia–Indonesia di bidang ekonomi, perdagangan, dan kerja sama teknis. Sejumlah sektor menjadi fokus kerja sama kedua negara, antara lain pertanian, pembangunan kapal, teknologi digital, serta energi, khususnya energi nuklir.
Selain itu, Presiden Putin menyebut Indonesia sebagai salah satu sahabat terpercaya Rusia dalam kerangka ASEAN. Kedua negara juga terus memperkuat kerja sama di berbagai platform internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa.
“Saya yakin bahwa pertemuan hari ini akan memberikan dorongan baru kepada hubungan bilateral antara kedua negara kita,” ucap Putin.
Sementara Prabowo menegaskan, “Indonesia dan Rusia memiliki ikatan sejarah yang mendalam lebih dari 5 dasawarsa. Bagi Indonesia, Rusia adalah mitra yang sangat penting. Karena itu kami bangga dan gembira hubungan kita bisa meningkat menjadi kemitraan strategis tahun lalu.”
Prabowo turut menyampaikan kehormatan Indonesia dapat berpartisipasi dalam Forum Ekonomi Timur ke-11. Kepala Negara menilai forum tersebut memiliki potensi besar untuk menjadi jembatan dalam memperkuat kerja sama dan konektivitas di kawasan.
“Forum ini memiliki potensi besar dalam menjadi jembatan kerja sama dan konektivitas di kawasan kita,” jelas Prabowo.
Disoroti Prabowo posisi Indonesia dan Rusia yang sama-sama merupakan negara Pasifik. Bagi Indonesia sebagai negara kepulauan, konektivitas dan kerja sama maritim menjadi salah satu bidang penting yang dapat terus dikembangkan bersama.
“Indonesia terus berupaya untuk terus meningkatkan kerja sama di segala bidang demi mencapai keuntungan bagi kedua negara kita. Kami siap untuk meningkatkan kerja sama ini,” papar Prabowo.
Jurnalis: abri/rusman, sumber: setneg








