Malang, beritalima.com|- TNI AU telah kerahkan sebanyak 42 pesawat ke enam provinsi yang terdampak potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yakni Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah.
Dari jumlah tersebut, 20 pesawat berpusat di Kalimantan, sedangkan 22 pesawat lainnya berpusat di Sumatra.
Pengerahan kekuatan udara tersebut menjadi bagian dukungan TNI AU bersama unsur terkait dalam menghadapi potensi Karhutla, termasuk melalui operasi modifikasi cuaca (OMC) dan operasi water bombing di wilayah terdampak.
Baru saja tiga pesawat TNI AU jenis Casa NC-212 dari Skadron Udara 4 untuk mendukung OMC di Kalimantan. Pesawat tersebut terbang dari Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur (21/8), menuju Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur untuk memperkuat dukungan penanganan Karhutla.
Kadispenau Marsma TNI I Nyoman Suadnyana, mengatakan, “pengerahan tiga pesawat Casa NC-212 ini merupakan bentuk dukungan TNI AU dalam pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca di wilayah Kalimantan. Pesawat tersebut akan memperkuat unsur udara yang sudah berada di wilayah Kalimantan.”
Saat ini, sebanyak 20 pesawat berbagai jenis yang dikerahkan oleh BPBD telah beroperasi di wilayah Kalimantan, terdiri atas lima helikopter, tiga pesawat untuk modifikasi cuaca, dan 12 helikopter besar untuk operasi water bombing.
Jurnalis: dedy/abri








