Rio de Janeiro, beritalima.com| – Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI AL (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Budi Purwanto sebagai perwakilan Indonesia menghadiri 27th IC-ENC Steering Committee Meeting (SC27) di Hilton Rio de Janeiro Copacabana, Rio de Janeiro, Brasil (24-25 Juni), membahas peran strategis Indonesia dalam layanan navigasi digital internasional.
Pertemuan tersebut dihadiri delegasi dari 48 negara anggota IC-ENC (International Centre-Electronic Navigational Chart) dan perwakilan International Hydrographic Organization (IHO). Delegasi Indonesia dipimpin langsung Danpushidrosal didampingi Kadispeta Pushidrosal Kolonel Laut (KH) Mohammad Qisthi Amarona.
SC27 merupakan forum strategis tahunan IC-ENC, membahas berbagai isu terkait pengelolaan, validasi, dan distribusi Electronic Navigational Chart (ENC), serta arah implementasi standar hidrografi generasi baru S-100 yang akan menjadi fondasi navigasi digital masa depan.
Sejumlah topik penting dibahas yaitu perkembangan implementasi S-100, pengembangan layanan Regional ENC Coordinating Centre (RENC) untuk produk S-100 Fase 2, distribusi ENC untuk kebutuhan operasional di darat (Onshore ENC), model distribusi digital masa depan, serta kebijakan distribusi produk S-100.
Sebagai salah satu negara anggota IC-ENC dengan jumlah produk Electronic Navigational Chart (ENC) terbesar di dunia, Indonesia turut berperan aktif dalam berbagai diskusi strategis terkait transisi dari standar S-57 menuju S-100.
Dalam forum ini, Indonesia mendorong pengembangan model distribusi produk S-100 yang mampu mendukung penyediaan data maritim secara lebih mudah, aman, dan efisien bagi pengguna di seluruh dunia. Implementasi standar S-100 diharapkan dapat meningkatkan interoperabilitas data hidrografi, mendukung digitalisasi layanan navigasi, serta meningkatkan keselamatan pelayaran melalui penyediaan informasi maritim yang lebih lengkap dan terintegrasi.
Pada kesempatan tersebut, Steering Committee memberikan dukungan terhadap pengembangan layanan RENC untuk produk-produk S-100 Fase 2, memperkuat kolaborasi antara IC-ENC dan International Hydrographic Organization (IHO), serta membahas transformasi model distribusi data hidrografi menuju layanan digital yang lebih modern.
Keikutsertaan Pushidrosal dalam forum ini merupakan bagian dari komitmen Indonesia terus berperan aktif dalam pengembangan standar hidrografi internasional serta mendukung implementasi S-100 sebagai standar global baru bagi navigasi maritim. Melalui keterlibatan aktif dalam IC-ENC, Pushidrosal juga terus memperkuat perannya sebagai National Hydrographic Office Indonesia dalam mendukung keselamatan pelayaran, ekonomi maritim, dan pembangunan sektor kelautan nasional.
Jurnalis: abri/rendy








