Acèh, Beritalima.com ( Pengurus Relawan Sahabat Mualem (SM) Regional 1 Aceh Besar/Banda Aceh menggelar silaturahmi sekaligus konsolidasi di Kanto Kupi lt II, Kota Banda Aceh, Selasa malam, 7- Juli- 2026 .
Kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat kebersamaan antarrelawan sekaligus memperkuat komitmen mendukung pembangunan dan menjaga stabilitas keamanan di Aceh.
Selain sebagai forum konsolidasi organisasi, kegiatan itu juga dimanfaatkan untuk menyatakan dukungan kepada Kapolda Aceh yang baru dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Puluhan pengurus Relawan Sahabat Mualem dari berbagai wilayah di Regional 1 hadir dalam pertemuan tersebut.
Acara berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti makan bersama sebelum memasuki agenda utama berupa konsolidasi organisasi dan penyampaian arahan dari pimpinan relawan.
Ketua Koordinator Relawan Sahabat Mualem Aceh, Gumarni, S.H., M.Si., mengatakan konsolidasi dilakukan untuk memperkuat soliditas relawan sekaligus menyamakan persepsi dalam mendukung program pembangunan Pemerintah Aceh serta menjaga situasi yang aman dan kondusif.
Menurut Gumarni, relawan memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas politik dan keamanan, terutama di tengah derasnya arus informasi di era digital. Karena itu, seluruh pengurus diminta tetap kompak dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Relawan SM seluruh regional Aceh harus kompak dan jangan cepat termakan hoaks. Saat ini informasi publik bergerak sangat cepat. Jika kita lengah, informasi dapat menjadi bencana, namun jika dimanfaatkan dengan benar dapat menjadi pedoman menghadapi tantangan global,” ujar Gumarni.
Ia juga mengingatkan seluruh pengurus agar selalu bersikap bijak sebelum menyebarkan informasi kepada masyarakat maupun di berbagai grup komunikasi. Menurutnya, setiap informasi harus dipastikan berasal dari sumber yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Teliti, cermati, dan pelajari terlebih dahulu sumber informasinya sebelum dibagikan kepada kawan atau ke grup lainnya,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Gumarni turut mengenang perjalanan Relawan Sahabat Mualem sejak awal mendukung pasangan Muzakir Manaf dan Fadhlullah pada Pemilihan Gubernur Aceh. Ia menyebut seluruh relawan bekerja secara sukarela tanpa meminta anggaran dari pasangan yang mereka dukung.
“Kami bekerja sejak hari pertama mengampanyekan pasangan nomor urut untuk menjadi Gubernur Aceh tanpa pernah meminta anggaran. Seluruh kegiatan didukung para donatur, dan kami turun langsung dari kota hingga pelosok desa untuk memenangkan pasangan Mualem-Dek Fadh,” katanya.
Gumarni mengungkapkan, setelah pasangan yang didukung berhasil memenangkan Pilkada Aceh sekitar setahun lalu, pertemuan tersebut menjadi momentum pertama bagi para relawan untuk kembali berkumpul dalam satu forum besar. Ia mengaku bersyukur karena silaturahmi dapat kembali terjalin dengan baik.
Dalam arahannya, Gumarni juga mengutip Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Ia menegaskan Relawan Sahabat Mualem siap mendukung Polda Aceh dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, serta mendukung program-program yang mendorong kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi di Aceh.
“Menekankan bahwa seluruh aktivitas relawan harus tetap berada di jalur yang benar dan tidak bertentangan dengan hukum.,”(A79)








