TULUNGAGUNG, beritalima.com – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, meresmikan Jembatan Perintis Garuda di wilayah Desa Rejosari, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, Kamis (13/8/2026).
Peresmian jembatan menjadi momentum penting dalam memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat. Pembangunan Jembatan Perintis Garuda juga menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tulungagung dengan jajaran TNI, khususnya Kodim 0807/Tulungagung.
Kegiatan dihadiri oleh, Komandan Kodim 0807/Tulungagung beserta jajaran, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Camat dan Forkopimcam Kalidawir, Kepala Desa Rejosari beserta jajaran, tokoh masyarakat, tokoh agama serta sejumlah undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Plt Bupati menyampaikan bahwa Kabupaten Tulungagung memiliki wilayah yang luas dengan kondisi geografis serta kebutuhan infrastruktur yang beragam. Karena itu, pembangunan dan peningkatan kualitas jembatan menjadi salah satu perhatian penting pemerintah daerah.
“Dalam upaya membangun infrastruktur dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten Tulungagung tidak dapat bekerja sendiri. Diperlukan dukungan dan kolaborasi dari seluruh unsur, baik pemerintah desa, masyarakat, dunia usaha, maupun TNI dan Polri,” ujarnya.
Pihaknya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kodim 0807 / Tulungagung beserta jajaran TNI atas dukungan, kontribusi dan pengabdiannya dalam pembangunan Jembatan Perintis Garuda.
Menurutnya, keterlibatan TNI dalam pembangunan infrastruktur tersebut merupakan bentuk nyata sinergi dan kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah dalam membantu mengatasi berbagai kesulitan masyarakat, khususnya di bidang infrastruktur dan konektivitas wilayah.
“Peresmian Jembatan Perintis Garuda hari ini merupakan momentum penting bagi masyarakat Tulungagung karena tidak hanya menghubungkan wilayah, tetapi juga memperlancar mobilitas, membuka akses, menggerakkan perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” terangnya.
Ia mengungkapkan, pembangunan infrastruktur seperti jembatan merupakan bagian penting dari upaya pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Pembangunan yang didukung TNI tersebut juga sejalan dengan tujuan pembangunan Kabupaten Tulungagung untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera, maju dan berakhlak mulia sepanjang masa.
Selain melalui kolaborasi dengan TNI, Pemerintah Kabupaten Tulungagung juga terus meningkatkan pembangunan infrastruktur secara bertahap dan berkelanjutan. Pada tahun 2026, pembangunan jembatan dilaksanakan di 16 titik sebagai upaya memperkuat konektivitas sekaligus memberikan akses yang lebih aman, nyaman dan lancar bagi masyarakat.
Namun demikian, Ia mengakui kebutuhan infrastruktur di Kabupaten Tulungagung masih cukup besar. Masih terdapat sejumlah jalan dan jembatan yang membutuhkan perbaikan, rehabilitasi maupun pembangunan baru.
“Pembangunan akan terus kita lakukan secara bertahap dan terukur dengan menetapkan skala prioritas. Dengan demikian, setiap pembangunan yang dilaksanakan diharapkan benar-benar memberikan manfaat dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Tulungagung,” ungkapnya.
Plt Bupati juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat Jembatan Perintis Garuda. Infrastruktur yang dibangun dengan dukungan TNI tersebut merupakan aset dan milik bersama yang harus dijaga keberlangsungannya.
Masyarakat diimbau menggunakan jembatan sesuai kapasitas yang telah ditentukan, menjaga kebersihan lingkungan sekitar serta tidak melakukan aktivitas yang dapat merusak konstruksi jembatan.
“Semoga Jembatan Perintis Garuda memberikan manfaat sebesar-besarnya, memperkuat konektivitas dan perekonomian masyarakat, serta menjadi bagian dari upaya mewujudkan Tulungagung yang semakin maju dan sejahtera,” pungkasnya. (Dst).








