Revolusi Birokrasi Berbasis Akademisi Target 11 Doktor Diperbanyak Pemkot Palembang Buka Jalur S-3 via UMP

  • Whatsapp

PALEMBANG, BeritaLima.Com Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang terus mengintensifkan sinergi dengan dunia akademisi sebagai strategi utama dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) serta mencari solusi berbasis riset bagi permasalahan perkotaan. Langkah konkret ini ditandai dengan silaturahmi dan tindak lanjut kerja sama Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemkot Palembang dan Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP), Senin (28/9/2026).

Wali Kota Palembang, Drs. Ratu Dewa, M.Si., menegaskan bahwa kerja sama strategis ini tidak akan berhenti pada tataran kebijakan makro, melainkan akan diterjemahkan secara spesifik ke tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ada tiga pilar utama yang menjadi fokus kolaborasi, yaitu sektor pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan SDM melalui penelitian terapan.

Target Pendidikan S-2 untuk Guru dan Akselerasi Gelar ASN

Dalam upaya meningkatkan standar mutu pendidikan dasar, Pemkot Palembang menetapkan kebijakan baru di mana setiap Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di bawah naungan pemkot wajib memiliki minimal satu pengajar berkualifikasi Strata 2 (S-2). Kebijakan ini bertujuan memastikan bahwa transfer ilmu di tingkat dasar ditangani oleh tenaga pendidik dengan kedalaman kompetensi yang memadai.

Selain itu, tantangan peningkatan kualifikasi Aparatur Sipil Negara (ASN) juga menjadi sorotan utama. Data menunjukkan bahwa dari sekitar 22.000 ASN dan tenaga honorer di lingkungan Pemkot Palembang, jumlah pegawai yang telah menempuh pendidikan Strata 3 (S-3) baru mencapai 11 orang. Angka ini dinilai masih jauh dari ideal untuk mendukung birokrasi yang berbasis keahlian dan riset.

Oleh karena itu, Pemkot Palembang menggandeng UMP untuk membuka akses dan peluang jenjang pendidikan S-2 maupun S-3 bagi para pegawai. “Kami mendorong UMP untuk bersama-sama melakukan penelitian dan mencari solusi atas berbagai persoalan di Kota Palembang. Peningkatan kapasitas ASN melalui pendidikan tinggi adalah kunci efisiensi birokrasi,” ujar Wali Kota Ratu Dewa.

Dukungan Pembentukan Fakultas Kedokteran demi Kesehatan Publik

Kolaborasi ini juga merambah ke sektor kesehatan. Pemkot Palembang memberikan dukungan penuh terhadap rencana pendirian Fakultas Kedokteran di UMP. Langkah ini dinilai sangat strategis dan sejalan dengan program prioritas kesehatan kota, yakni menargetkan ketercukupan satu dokter spesialis untuk setiap Puskesmas.

Dengan adanya fakultas kedokteran, diharapkan akan terjadi regenerasi tenaga medis spesialis yang lebih cepat dan relevan dengan kebutuhan layanan kesehatan primer di tingkat kecamatan. Hal ini akan mengurangi ketergantungan pada rujukan ke rumah sakit besar dan meningkatkan aksesibilitas layanan kesehatan bagi warga Palembang.

Tindak Lanjut Konkret oleh OPD

Seluruh poin kesepakatan dalam MoU tersebut selanjutnya akan ditindaklanjuti secara teknis oleh masing-masing OPD terkait. Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, serta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) akan menyusun roadmap implementasi kerja sama dengan UMP agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat dan aparatur pemerintah. (Nn)

beritalima.com
beritalima.com beritalima.com beritalima.com beritalima.com

Pos terkait