Sampang Gaungkan Gerakan Pelajar Bebas Narkoba Lewat Seminar “Peduli Anak Bangsa”

  • Whatsapp

SAMPANG, Beritalima.com | Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba terus digencarkan di Kabupaten Sampang. Melalui seminar bertajuk “Peduli Anak Bangsa Bersama Sahabat”, berbagai elemen pemerintah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat hingga komunitas kepemudaan bersatu mengajak generasi muda menjauhi narkotika dan perilaku negatif lainnya.

Kegiatan yang mengusung tema “Sampang Pulih, Produktif dan Berakhlakul Karim, Sampang Peduli Tanpa Narkoba” itu berlangsung di Pendopo Kabupaten Sampang, Senin (25/5/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Pemerintah Kabupaten Sampang, aparat kepolisian, BNN, tokoh agama, komunitas anti narkoba, serta para pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Sampang.

Ketua panitia pelaksana, Susila Harini, mengatakan seminar tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda di tengah maraknya penyalahgunaan narkoba, kecanduan gadget, dan meningkatnya kenakalan remaja.

“Acara ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda,” ujarnya.

Dalam seminar itu, peserta mendapat edukasi dari sejumlah narasumber, di antaranya Kasat Narkoba Polres Sampang, BNN Provinsi Jawa Timur, tokoh agama, hingga sesi hipnoterapi pembinaan mental.

Materi yang disampaikan meliputi bahaya narkoba bagi pelajar, penggunaan media sosial secara sehat, pencegahan kenakalan remaja, serta penguatan karakter dan motivasi belajar.

Sementara itu, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi melalui Wakil Bupati Sampang H. Ahmad Mahfudz menegaskan pentingnya peran generasi muda sebagai pelopor perubahan positif dan menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba.

“Pemkab Sampang berkomitmen mendukung kegiatan edukatif yang mampu membentuk generasi muda cerdas, sehat, berkarakter, dan bebas narkoba. Anak-anak kita adalah masa depan daerah yang harus dijaga bersama,” ujar Wabup yang akrab disapa Lora Mahfudz.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, sekolah, tokoh agama hingga aparat penegak hukum untuk bersinergi melindungi generasi muda dari pengaruh negatif perkembangan zaman.

Kegiatan kemudian ditutup dengan Deklarasi Pelajar Bebas Narkoba sebagai bentuk komitmen bersama menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Sampang. (FA)

beritalima.com
beritalima.com

Pos terkait