BANYUWANGI,Beritalima.com – Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, bersiap menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menggelar Kirab Budaya pada Minggu (2/8/2026). Kegiatan yang menjadi agenda tahunan desa ini akan menampilkan beragam pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia sebagai simbol persatuan dalam keberagaman.
Kirab budaya dijadwalkan dimulai pukul 13.00 WIB dengan mengambil titik start di Dusun Kebonsari dan berakhir di sebelah timur Pasar Rejosari. Seluruh unsur Pemerintah Desa Benculuk bersama masyarakat turut dilibatkan untuk menyukseskan kegiatan tersebut.
Sebanyak 17 peserta dipastikan ambil bagian dalam kirab budaya. Mereka terdiri atas 2 peserta dari tingkat taman kanak-kanak (TK), 4 peserta dari jenjang SD/MI, serta 11 peserta dari kategori umum. Para peserta akan tampil mengenakan pakaian adat Nusantara yang diharapkan mampu menarik perhatian masyarakat sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya Indonesia.
Kepala Desa Benculuk, Muhdopir, mengatakan kirab budaya bukan sekadar pawai, melainkan menjadi sarana mempererat persatuan warga sekaligus mengenalkan kekayaan budaya bangsa kepada generasi muda. Menurutnya, semangat kemerdekaan harus diisi dengan upaya melestarikan tradisi dan budaya yang menjadi identitas Indonesia.
“Melalui Kirab Budaya ini, kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memeriahkan HUT RI ke-81 sekaligus menanamkan rasa cinta terhadap budaya bangsa. Keberagaman adat yang ditampilkan menjadi simbol persatuan dan kebersamaan warga Desa Benculuk dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika,” ujar Muhdopir.
Sementara itu, tokoh masyarakat sekaligus koordinator lokasi kegiatan, Mas Ali, menilai Kirab Budaya menjadi momentum penting untuk nguri-uri atau melestarikan budaya Nusantara di tengah perkembangan zaman.
Menurutnya, keterlibatan anak-anak hingga masyarakat umum dalam mengenakan pakaian adat merupakan bentuk nyata menanamkan kecintaan terhadap warisan budaya bangsa sejak dini.
“Melalui kirab budaya ini, kami ingin mengajak generasi muda agar tidak melupakan akar budayanya. Semangat nguri-uri budaya Nusantara harus terus dijaga agar nilai-nilai luhur bangsa tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujar Mas Ali.
Pemerintah Desa Benculuk berharap seluruh rangkaian kirab budaya dapat berlangsung aman, tertib, dan meriah. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat rasa nasionalisme serta kebanggaan terhadap warisan budaya Indonesia di tengah momentum peringatan Hari Kemerdekaan. (Rony//B5)








